Mitra MBG Diklaim Untung Rp1,8 Miliar? BGN Bongkar Fakta Mengejutkan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, saat memberikan penjelasan terkait keuntungan mitra MBG di Jakarta, 22 Februari 2026.

Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, saat memberikan penjelasan terkait keuntungan mitra MBG di Jakarta, 22 Februari 2026.

Jakarta| SUMBAWAPOST.com- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, angkat suara soal kabar yang ramai di media sosial mengenai keuntungan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, perhitungan yang beredar tak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

“Mitra mendapatkan ‘untung bersih’ Rp 1,8 miliar per tahun, adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi,” ujar Sony, Minggu (22/2/2026), di Jakarta dalam keterangan yang diterima media ini.

Sony menjelaskan, angka Rp 1,8 miliar kerap disalahartikan sebagai laba bersih. Padahal, angka tersebut merujuk pada tahap pertama dan kedua pengembalian modal mitra, termasuk lahan, bangunan, dan peralatan dapur SPPG yang standar teknisnya jauh di atas dapur rumah tangga.

Baca Juga :  Tumpah Ruah! Parade Budaya NTB 2025 Hentak Mataram, Ribuan Warga Sorak Sorai

“Rp 1,8 m itu bukan margin atau keuntungan, tapi tahap pengembalian investasi mitra,” tegasnya. Ia menambahkan, peralatan dapur MBG wajib memenuhi spesifikasi tinggi, seperti kompor high pressure, sistem IPAL, dan penyaring lemak. Semua itu demi menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Untuk memperoleh insentif, mitra wajib membangun SPPG sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) 401.1 Tahun 2026. Estimasi modal awal dari dana pribadi berkisar Rp 2,5 miliar hingga Rp 6 miliar, menyesuaikan harga lahan dan lokasi. Dana ini masuk kategori belanja modal atau capital expenditure (CapEx).

Soal isu afiliasi politik, Sony menegaskan, proses verifikasi mitra tidak menyinggung latar belakang partai maupun kelompok usaha tertentu. Verifikasi dilakukan tim berjumlah 120 orang, tanpa keterlibatan langsung pimpinan BGN.

Baca Juga :  Bendungan Meninting Rp1,4 Triliun Dibangun di Jalur Gempa: Warga NTB Trauma, Siapkan Perlawanan Hukum

“Yang diverifikasi nama yayasannya, pimpinannya siapa, NPWP ada atau tidak, NIB ada atau tidak. Kami tak melihat latar belakang partainya apa, ini usahanya apa, jadi hanya itu yang dicek lokasinya,” jelas Sony.

Selain tim verifikator, sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) turun ke lapangan untuk memastikan spesifikasi dan kondisi fisik dapur MBG.

“Tak ada pertanyaan soal partai atau pengusaha. Fokus kami hanya memastikan standar teknis dan lokasi sesuai ketentuan,” tutup Sony.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Berita Terbaru