Jakarta| SUMBAWAPOST.com- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, angkat suara soal kabar yang ramai di media sosial mengenai keuntungan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, perhitungan yang beredar tak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.
“Mitra mendapatkan ‘untung bersih’ Rp 1,8 miliar per tahun, adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi,” ujar Sony, Minggu (22/2/2026), di Jakarta dalam keterangan yang diterima media ini.
Sony menjelaskan, angka Rp 1,8 miliar kerap disalahartikan sebagai laba bersih. Padahal, angka tersebut merujuk pada tahap pertama dan kedua pengembalian modal mitra, termasuk lahan, bangunan, dan peralatan dapur SPPG yang standar teknisnya jauh di atas dapur rumah tangga.
“Rp 1,8 m itu bukan margin atau keuntungan, tapi tahap pengembalian investasi mitra,” tegasnya. Ia menambahkan, peralatan dapur MBG wajib memenuhi spesifikasi tinggi, seperti kompor high pressure, sistem IPAL, dan penyaring lemak. Semua itu demi menjaga kualitas dan keamanan pangan.
Untuk memperoleh insentif, mitra wajib membangun SPPG sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) 401.1 Tahun 2026. Estimasi modal awal dari dana pribadi berkisar Rp 2,5 miliar hingga Rp 6 miliar, menyesuaikan harga lahan dan lokasi. Dana ini masuk kategori belanja modal atau capital expenditure (CapEx).
Soal isu afiliasi politik, Sony menegaskan, proses verifikasi mitra tidak menyinggung latar belakang partai maupun kelompok usaha tertentu. Verifikasi dilakukan tim berjumlah 120 orang, tanpa keterlibatan langsung pimpinan BGN.
“Yang diverifikasi nama yayasannya, pimpinannya siapa, NPWP ada atau tidak, NIB ada atau tidak. Kami tak melihat latar belakang partainya apa, ini usahanya apa, jadi hanya itu yang dicek lokasinya,” jelas Sony.
Selain tim verifikator, sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) turun ke lapangan untuk memastikan spesifikasi dan kondisi fisik dapur MBG.
“Tak ada pertanyaan soal partai atau pengusaha. Fokus kami hanya memastikan standar teknis dan lokasi sesuai ketentuan,” tutup Sony.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










