Lulusan SMK Dominasi Pengangguran, Pemprov NTB Buka Jalan Anak Bangsa Jadi Buruh Global

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan menekan angka pengangguran, khususnya dari kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, berbagai kolaborasi strategis dengan mitra internasional terus dijalin.

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menerima kunjungan CEO Sheffield Education Group Australia, Daljit S. Monga, dalam sebuah forum audiensi yang berlangsung di Aula BPSDMD NTB, Rabu (11/06).

Kunjungan ini membahas potensi kerja sama strategis di bidang pelatihan kerja berbasis standar internasional, peningkatan mutu pendidikan vokasi, serta pembukaan akses magang dan penempatan kerja bagi lulusan SMK dan masyarakat NTB yang berminat bekerja di luar negeri.

Baca Juga :  Korupsi Masih Betah di NTB, Pencegahan Baru 38%! Wagub Umi Dinda Tegaskan Integritas ASN Harus Dibuktikan, Bukan Sekedar Janji

Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, A.P., M.Si., mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan SMK masih mendominasi angka pengangguran terbuka di NTB. Oleh karena itu, program pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri global dan menjanjikan penempatan kerja nyata sangat dibutuhkan.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dalam mengurangi angka pengangguran di NTB, khususnya dari lulusan SMK yang belum tertampung di dunia kerja,” tegas Baiq Nelly.

Baca Juga :  Hari Veteran 2025, Gubernur NTB Ubah Strategi Perang: Targetnya Kemiskinan, Kebodohan, dan Keterbelakangan

Lebih lanjut, Baiq Nelly menekankan pentingnya skema sertifikasi internasional dalam program kolaboratif ini. Dengan sertifikasi tersebut, peserta pelatihan baik siswa, lulusan SMK, aparatur sipil negara (ASN), maupun para pelatih, diharapkan memperoleh pengakuan kompetensi di pasar kerja global.

“Kami ingin pelatihan ini tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga sertifikasi yang bisa langsung digunakan untuk bekerja di luar negeri,” tutur Baiq Nelly.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk membuka peluang kerja ke negara-negara mitra seperti Australia, Malaysia, Kanada, Eropa, Jepang, dan Korea, yang memiliki kebutuhan tenaga kerja terampil dengan standar kompetensi internasional.

Berita Terkait

Uang Rp2,8 Miliar dari Bandar Narkoba Muncul di Kasus Eks Kapolres Bima Kota, Kejati NTB Buka Fakta Baru
Gubernur Iqbal Jual Sejumlah Potensi Strategis NTB ke Oman, Nilainya Tembus Rp1 Triliun
Gubernur Iqbal dan BRIN Sepakat Perkuat Riset Air Bersih, Perikanan, dan Ketahanan Pangan NTB
BRIN Siap Turun ke NTB, Tindak Lanjuti ‘Daftar Belanja’ yang Dibawa Gubernur Iqbal
Jagung NTB 2 Juta Ton per Tahun, Iqbal Gandeng BRIN Dorong Hilirisasi Pakan Ternak
Inilah ‘Daftar Belanja’ NTB yang Dibawa Gubernur Iqbal ke BRIN
Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan
PJU Polda Taklukkan Tim PWI NTB 9-5, Kapolda NTB: Ini Bukan Sekadar Sepak Bola, Tapi Perkuat Sinergi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:28 WIB

Uang Rp2,8 Miliar dari Bandar Narkoba Muncul di Kasus Eks Kapolres Bima Kota, Kejati NTB Buka Fakta Baru

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:55 WIB

Gubernur Iqbal Jual Sejumlah Potensi Strategis NTB ke Oman, Nilainya Tembus Rp1 Triliun

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Iqbal dan BRIN Sepakat Perkuat Riset Air Bersih, Perikanan, dan Ketahanan Pangan NTB

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:42 WIB

BRIN Siap Turun ke NTB, Tindak Lanjuti ‘Daftar Belanja’ yang Dibawa Gubernur Iqbal

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:15 WIB

Jagung NTB 2 Juta Ton per Tahun, Iqbal Gandeng BRIN Dorong Hilirisasi Pakan Ternak

Berita Terbaru