Lalu Muhammad Iqbal Meradang, Hj. Rohmi Tertunduk

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ardiansyah Koordinator NasPol NTB

Dalam panggung politik Pilkada NTB, kepiawaian Dr. Zulkieflimansyah dalam memainkan bidal catur politik semakin terlihat jelas. Sejak awal kampanye, Lalu Muhammad Iqbal dan pasangannya, Hj. Indah Damayanti Putri, jarang terlihat bersama menyapa warga di Pulau Lombok. Ketidakharmonisan dan ketidakcocokan dalam cara berpolitik pasangan nomor urut 3 ini semakin mencolok, terutama ketika Iqbal memutuskan untuk turun kampanye sendiri di Sumbawa Barat dan Sumbawa.

Kampanye pasangan ini terlihat kaku dan kurang terkoordinasi, mencerminkan adanya perbedaan visi dan strategi antara kedua calon. Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Hj. Rohmi Djalilah dan H. Musafirin, mulai menunjukkan tanda-tanda keretakan. Dukungan yang diharapkan dari TGB, yang sebelumnya menjadi ujung tombak kampanye mereka, kini beralih ke pasangan nomor urut 2.

Baca Juga :  Sodomi Pelajar Asal Lombok Tengah, Pria Asal Lotim Diancam 15 Tahun dan Denda 5 Miliar

Meskipun TGB tidak secara terbuka menyatakan dukungannya, kedekatannya dengan Dr. Zul semakin terlihat jelas. Spanduk-spanduk bergambar TGB dan Dr. Zul yang tersebar di masyarakat menjadi bukti nyata dari aliansi baru ini. Kondisi ini membuat pasangan nomor urut 1 semakin rapuh, dengan Hj. Rohmi yang tertunduk menghadapi kenyataan politik yang berubah.

Baca Juga :  PDIP Mataram Helat Perayaan HUT PDIP ke-52 Bareng Anak Panti Asuhan

Dalam dinamika politik yang terus berkembang, Dr. Zulkieflimansyah berhasil menunjukkan kepiawaiannya dalam mengatur strategi dan membangun aliansi, menjadikannya pemain utama dalam Pilkada NTB kali ini. Sementara itu, Lalu Muhammad Iqbal harus menghadapi kenyataan pahit dari ketidakmampuannya menjaga kekompakan tim, dan Hj. Rohmi harus menerima kenyataan bahwa dukungan yang diharapkan kini beralih ke pihak lain.

New Surya 2 November 2024

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Berita ini 330 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru