Lalu Muhammad Iqbal Meradang, Hj. Rohmi Tertunduk

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ardiansyah Koordinator NasPol NTB

Dalam panggung politik Pilkada NTB, kepiawaian Dr. Zulkieflimansyah dalam memainkan bidal catur politik semakin terlihat jelas. Sejak awal kampanye, Lalu Muhammad Iqbal dan pasangannya, Hj. Indah Damayanti Putri, jarang terlihat bersama menyapa warga di Pulau Lombok. Ketidakharmonisan dan ketidakcocokan dalam cara berpolitik pasangan nomor urut 3 ini semakin mencolok, terutama ketika Iqbal memutuskan untuk turun kampanye sendiri di Sumbawa Barat dan Sumbawa.

Kampanye pasangan ini terlihat kaku dan kurang terkoordinasi, mencerminkan adanya perbedaan visi dan strategi antara kedua calon. Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Hj. Rohmi Djalilah dan H. Musafirin, mulai menunjukkan tanda-tanda keretakan. Dukungan yang diharapkan dari TGB, yang sebelumnya menjadi ujung tombak kampanye mereka, kini beralih ke pasangan nomor urut 2.

Baca Juga :  NW Sudah 72 Tahun, Tapi Masih Jalan di Tempat, Eks Pemuda NW Semprot PBNW: Jangan Urus yang Remeh!

Meskipun TGB tidak secara terbuka menyatakan dukungannya, kedekatannya dengan Dr. Zul semakin terlihat jelas. Spanduk-spanduk bergambar TGB dan Dr. Zul yang tersebar di masyarakat menjadi bukti nyata dari aliansi baru ini. Kondisi ini membuat pasangan nomor urut 1 semakin rapuh, dengan Hj. Rohmi yang tertunduk menghadapi kenyataan politik yang berubah.

Baca Juga :  Lion Air Hadirkan Dua Rute Baru: Lombok-Malang dan Banyuwangi, Kado Transportasi Premium HUT NTB 2025

Dalam dinamika politik yang terus berkembang, Dr. Zulkieflimansyah berhasil menunjukkan kepiawaiannya dalam mengatur strategi dan membangun aliansi, menjadikannya pemain utama dalam Pilkada NTB kali ini. Sementara itu, Lalu Muhammad Iqbal harus menghadapi kenyataan pahit dari ketidakmampuannya menjaga kekompakan tim, dan Hj. Rohmi harus menerima kenyataan bahwa dukungan yang diharapkan kini beralih ke pihak lain.

New Surya 2 November 2024

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 335 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru