KPU NTB ‘Ngabuburit Dokumen’ 2026: Semua Divisi Dikejar Ketertiban, Jangan Sampai Kocar-Kacir

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid memimpin rapat sinkronisasi teknis 2026 di Mataram – Menekankan pentingnya kelengkapan dokumen di semua divisi.

Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid memimpin rapat sinkronisasi teknis 2026 di Mataram – Menekankan pentingnya kelengkapan dokumen di semua divisi.

Mataram | SUMBAWAPOST.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Internalisasi Kebijakan dan Sinkronisasi Kegiatan Teknis Kepemiluan Tahun 2026, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman seluruh jajaran KPU terkait kebijakan dan arah pelaksanaan kegiatan teknis kepemiluan tahun ini.

Ketua KPU Provinsi NTB, Muhammad Khuwailid, menegaskan bahwa periode 2026–2027 relatif longgar dari sisi kegiatan. Kondisi ini dinilai ideal untuk melengkapi dokumen di semua divisi.
Ia juga mengingatkan keberadaan sistem Sirekap, yang mempermudah pencarian data dibandingkan era sebelum sistem tersebut ada.

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU NTB, Bukhari, menekankan pentingnya penataan arsip dan dokumen di KPU Kabupaten/Kota. Menurutnya, sejumlah dokumen penting belum tersusun rapi, dan hal ini bisa memunculkan persepsi negatif terhadap penyelenggara pemilu.

Baca Juga :  Segera Dilantik, KPU Tetapkan 65 Anggota DPRD NTB Terpilih 2024-2029 dan Jumlah Perolehan Kursi Partai Politik

“Dokumen tersebut harus terdokumentasi dengan baik agar fungsi pelayanan KPU berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Mastur, mengajak seluruh pegawai menyayangi pekerjaan dengan bekerja lebih dari sekadar formalitas. Ia meyakini kecintaan terhadap pekerjaan akan mendorong kelengkapan data dan keikhlasan dalam pelayanan.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Agus Hilman, melihat periode non-tahapan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas pegawai.

Baca Juga :  Duel Terbuka di PPP NTB: Tiga DPC Ancam Lapor ke Kejati, Muzihir Balas Siap Pidanakan Pencemaran Nama Baik

Selain itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Zuriati, mengimbau seluruh pihak untuk terbuka belajar dari pengalaman rekan kerja lain.”Belajar antar tim penting untuk memperbaiki praktik kerja dan memastikan keberhasilan target pelayanan KPU,” ujarnya.

Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya, menambahkan bahwa dokumen juga dapat discan dan diunggah ke aplikasi Simars.

“Meski saat ini akses alih media di Simars mengalami overload, dalam waktu dekat akses tersebut akan dioptimalkan,” imbuhnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai kebijakan strategis serta langkah-langkah sinkronisasi program kerja, agar pelaksanaan tugas kepemiluan dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru