Komisi V DPRD NTB Gerak Cepat Tangani Sekolah Terdampak Banjir

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat menanggulangi kerusakan pada sekolah-sekolah yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem.

Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, untuk memastikan mitigasi bencana dan langkah antisipasi berjalan optimal.

Anggota Komisi V DPRD NTB, Didi Sumardi, menegaskan bahwa pihaknya telah meminta OPD terkait untuk menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelamatan di sekolah guna memastikan keselamatan seluruh warga sekolah.

Baca Juga :  "Relawan Sahabat TGB" Pasang Badan demi Menangkan Bang Zul Sesuai Arahan TGB

“Fokus utama kami adalah membangun koordinasi cepat terkait SOP penyelamatan di sekolah. Selain itu, perlu juga mewaspadai kondisi sarana dan prasarana yang rentan rusak akibat banjir, longsor, dan hujan deras,” jelasnya pada Senin, 10 Februari 2025.

Sebagai langkah antisipasi, OPD terkait telah melakukan pendataan dan inventarisasi sekolah yang terdampak bencana. Data yang terkumpul ini nantinya akan menjadi dasar untuk kebijakan jangka panjang, termasuk koordinasi dan pelaporan ke kementerian serta lembaga terkait di pusat.

“Langkah ini sangat penting agar ke depan dapat ada kebijakan strategis yang lebih proaktif dalam menangani dampak bencana terhadap fasilitas pendidikan,” tambah Didi.

Baca Juga :  Cegah Kenakalan Remaja dan Ingatkan Bahaya Narkoba, Polres Bima Masuk Sekolah

Komisi V DPRD NTB juga mengajak pimpinan eksekutif, OPD, dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan solidaritas dalam menghadapi bencana.

“Kami menghimbau masyarakat untuk memperbanyak doa dan meningkatkan ibadah agar kita semua terhindar dari bencana dan musibah,” ujarnya.

Komisi V DPRD NTB akan terus memantau secara intensif sesuai dengan tugas pokok dan fungsi mereka dalam menangani dampak bencana terhadap fasilitas pendidikan di NTB.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB