Komisi IV DPRD NTB Tekan BBWS Cari Solusi Adil Soal Lahan Bendungan Meninting

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I dan perwakilan masyarakat Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (23/8/2025).

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV DPRD NTB, H. Hasbullah Muis Konco, ini berlangsung dinamis di ruang rapat pleno Sekretariat DPRD NTB.

Agenda RDP tersebut menyoroti persoalan pemanfaatan lahan di sekitar Bendungan Meninting yang kini menuai perhatian publik. Masyarakat berharap agar kebijakan pengelolaan kawasan tidak merugikan mereka secara sosial maupun ekonomi.

Baca Juga :  Mobil Listrik Rp14 Miliar: Gerindra Mendukung, Legislator PAN Menggugat, Gubernur NTB Meluruskan

Dalam rapat itu, Komisi IV menegaskan bahwa pengelolaan kawasan bendungan harus menyeimbangkan antara kepentingan pembangunan dan keberlangsungan hidup warga sekitar.

“Kami ingin ada solusi yang adil dan bijak. Jangan sampai program penataan kawasan justru mematikan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” tegas Hasbullah di hadapan peserta rapat.

Komisi IV juga mendorong dialog berkelanjutan antara pemerintah, BBWS, dan masyarakat agar tidak terjadi miskomunikasi dalam pengambilan kebijakan di lapangan.

Baca Juga :  DPRD NTB Tetapkan 5 Anggota Komisioner KI Periode 2026-2030, Ini Nama-namanya

“Ruang komunikasi harus dibuka seluas-luasnya. Semua pihak harus duduk bersama agar pembangunan tetap berjalan tanpa meninggalkan rakyatnya,” tambah Hasbullah.

Dengan sikap tegas tersebut, DPRD NTB berharap setiap proyek strategis nasional di wilayahnya, termasuk Bendungan Meninting, tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan keadilan sosial dan kesejahteraan warga lokal.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru