SUMBAWAPOST.com| Bima- Menanggapi informasi yang beredar mengenai dugaan pengembalian gaji tenaga honorer yang konon ditutupi dengan dana BOS, Kepala Sekolah SMK PP Negeri Bima, Abdul Hamid, tegas membantah kabar tersebut.
“InsyaAllah, saya bisa jamin, informasi itu nggak benar, pak,” ujar Abdul Hamid kepada media saat dihubungi, menepis isu pemberitaan media ini sebelumnya. Sabtu (15/11/2025).
Kepala sekolah menekankan bahwa kebijakan terkait gaji honorer selama ini dijalankan sesuai prosedur, dan tidak ada penggunaan dana BOS untuk menutupi atau mengganti pemotongan. Ia menambahkan, sekolah selalu mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, termasuk gaji tenaga honorer.
Abdul Hamid juga menyampaikan bahwa sekolah fokus pada pembinaan dan peningkatan kualitas tenaga pengajar, serta memastikan semua program berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Dengan bantahan ini, pihak sekolah berharap kabar yang tidak benar tidak lagi menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru maupun masyarakat.









