Kemenag NTB Angkat Bicara Matinya Santriwati Al-Aziziyah Lombok Barat 

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zamroni Aziz, S.Hi., M.H., angkat bicara terkait kasus meninggalnya salah satu Santriwati Pondok Pesantren Al-Aziziah di Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (Lobar NTB).

Di mana dalam kasus tersebut, Nurul Izzati diduga menjadi korban penganiayaan oleh temannya yang mengakibatkan Santriwati asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu meninggal di RSUD Soejono, Sabtu 29 Juni 2024.

Saat menghadiri Media Gathering di Hotel Jayakarta Senggigi, Zamroni Azis menyampaikan atas meninggalnya Santriwati di Ponpes Al-Aziziyah Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini jadi sorotan akan diatensi, pihaknya juga menilai kasus tersebut masih kasuistik. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut menurutnya pengawasan harus dimaksimalkan.

Baca Juga :  Dihadiri Iqbal-Dinda, Hanura Pastikan Dukung Iqbal Jika Kembali Bertarung di Pilkada NTB

“Pengawasan tidak saja dilakukan oleh Kemenag, melainkan semua pihak,”ujarnya.

Zamroni juga menegaskan, Perhatiannya kepada ponpes bukan hari ini saja.

“Kami dari awal sudah instruksikan ke kemenag kabupaten dan kemenag kota untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan di Pondok Pesantren (Ponpes),” kata Mantan Ketua Ansor NTB.

Selain itu, Kemenag NTB sendiri menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya ke pihak kepolisian.

“Saya tidak bisa komentar lebih jauh dan kasus yang terjadi masih dianggap praduga tak bersalah.
Kami sampai hari ini belum berani komentar terkait dengan itu. kita kembalikan ke pihak yang berwajib karena ini sudah ditangani oleh APH,” katanya.

Pihak ponpes juga sambungnya akan kooperatif untuk memberikan informasi jika dibutuhkan.

“Saya sudah sampaikan ke pihak pondok untuk welcome untuk memberikan keterangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  18 Negara Tinjau Sistem Peringatan Dini Bencana di Sekotong Lombok Barat

Ia juga menegaskan, bahwa tidak semua pondok pesantren begitu.

“Kita lihat saja, saat ini sebagian besar pejabat daerah di NTB merupakan alumni pondok pesantren,” kata Zamroni Azis.

Zamroni menyampaikan, selama ini kemenag sudah melakukan upaya dan sentuhan di pondok pesantren, salah satunya kegiatan hampir rutin dilakukan saat bulan puasa.

“Program yang sudah direalisasikan selama ini yaitu sambangi ponpes.
Program ini sudah berjalan untuk mengawasi aktivitas yang ada di ponpes. Makanya gerakan yang kami lakukan adalah sambangi ponpes setiap safari Ramadan. Hampir setiap tahun ada di ponpes. Sekali sebulan melakukan apel di ponpes. Artinya sentuhan tadi sudah masif di ponpes,” terangnya.

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB