Kelapa Jadi Emas Baru NTB, Distanbun dan Zuna Group Gas Hilirisasi Petani Lokal

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur-Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Riadi melakukan kunjungan kerja ke PT. Zuna Group Indonesia, perusahaan pengolah produk turunan kelapa yang berlokasi di Jalan Punik Jaya, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

Perusahaan yang baru beroperasi sekitar tujuh bulan ini dikenal sebagai salah satu penggerak baru industri pengolahan kelapa di NTB. PT. Zuna Group Indonesia memproduksi beragam olahan berbasis kelapa seperti cocobristle, cocofiber, dan cocopeat, yang kini telah menembus pasar di Provinsi Jawa Timur serta memenuhi kebutuhan lokal di Pulau Lombok. Hal ini menandakan potensi besar sektor hilirisasi kelapa lokal di daerah.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Sidak Pasar, Harga Cabai Jatuh Drastis, Infrastruktur Bobrok Terbongkar

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kadistanbun NTB menyambut positif langkah dan inovasi perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah produk kelapa. Menurutnya, upaya ini tidak hanya menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan petani lokal.

“Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha seperti PT. Zuna Group Indonesia menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan serta peningkatan daya saing komoditas kelapa di pasar nasional maupun ekspor,” tegas Plt. Kadistanbun NTB.

Baca Juga :  Senggol Dong, Bocah SDN 4 Praya Borong Medali di Olimpiade Sains Nasional

Pihak PT. Zuna Group Indonesia juga menyampaikan komitmennya untuk terus bermitra dengan kelompok tani dalam pemenuhan bahan baku dan penyerapan hasil olahan kelapa. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat program hilirisasi pertanian yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Langkah sinergis antara pemerintah daerah dan pelaku industri ini diharapkan mampu menjadikan NTB sebagai salah satu pusat produksi dan pengolahan kelapa unggulan di Indonesia.

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta UMKM Lokal Kebagian ‘Kue’ Ekonomi
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan
PWI NTB di Bawah Kepemimpinan Iklil-Arul Cetak Sejarah, Gelar UKW Mandiri Terbesar
3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Minta UMKM Lokal Kebagian ‘Kue’ Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 13:40 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat, Ketua Satgas NTB Ingatkan Mitra dan Yayasan

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

PWI NTB di Bawah Kepemimpinan Iklil-Arul Cetak Sejarah, Gelar UKW Mandiri Terbesar

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB