Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Upacara, Wagub NTB Umi Dinda: Bangkit Itu Harus Jadi Aktor Perubahan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kebangkitan bukanlah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Ia adalah ikhtiar yang terus hidup dan menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman. Demikian disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Selasa (20/5).

“Kita hidup di zaman ketika batas-batas geografis semakin kabur, dan peradaban bergerak dalam kecepatan yang tak lagi ditentukan oleh jarak, melainkan oleh kemampuan beradaptasi dan memimpin perubahan,” pesan Wagub.

Baca Juga :  NTB Jadi Panggung Demokrasi Nasional: Wagub Umi Dinda Tegaskan Kritik Boleh, Asal Santun

Dalam pidatonya, Wagub mengingatkan pentingnya peran aktif setiap individu sebagai aktor perubahan. Sebagai warga Indonesia, kita tidak hanya dituntut untuk tetap berdiri tegak, tetapi juga harus mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman.

Lebih lanjut, ia menyoroti posisi Indonesia dalam dinamika global yang semakin terpolarisasi. Menurutnya, Indonesia memilih menjadi mitra yang dapat dipercaya, sehingga mampu menentukan kepentingan nasional secara bebas, namun tetap menjalin dialog produktif dengan berbagai pihak.

“Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional. Kehadiran kita di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama,” ujar Wagub.

Baca Juga :  Puluhan Pengendara Terjaring Razia Ops Patuh Rinjani 2025 di Udayana Mataram

Menutup amanahnya, Wagub mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangkitan nasional sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena sesungguhnya kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasa bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Disebut dalam BAP Kasus Narkoba, BadaiNTB Desak Polda NTB Periksa Eks Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin
Presiden Prabowo Kunjungi NTB, Pengamanan VVIP Disiagakan Jelang Peresmian Bendungan Meninting
Sewa 72 Mobil Listrik Senilai Rp14,7 Miliar: Antara Transisi Energi dan Ujian Akuntabilitas Pemprov NTB
Pemprov NTB Buka Suara, Ini Kronologi Sewa 72 Kendaraan Listrik Rp12 Miliar agar Tak Salah Kaprah
Kepung Polres Dompu, IMM Ultimatum Kapolres: Usut Tuntas Pengeroyokan Temba Lae dan Sikat Jaringan Narkoba
Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG
Viral Isu Istri dan Ipar Dapat Jabatan Strategis, Wali Kota Bima Aji Man Buka Suara
IKA MT Al-Kahfi FKIP Unram Kembali Gelar Olimpiade Matematika ke-4 se-Bali Nusra, Pendaftaran Resmi Dibuka
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:08 WIB

Disebut dalam BAP Kasus Narkoba, BadaiNTB Desak Polda NTB Periksa Eks Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:00 WIB

Presiden Prabowo Kunjungi NTB, Pengamanan VVIP Disiagakan Jelang Peresmian Bendungan Meninting

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:13 WIB

Sewa 72 Mobil Listrik Senilai Rp14,7 Miliar: Antara Transisi Energi dan Ujian Akuntabilitas Pemprov NTB

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:31 WIB

Pemprov NTB Buka Suara, Ini Kronologi Sewa 72 Kendaraan Listrik Rp12 Miliar agar Tak Salah Kaprah

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:16 WIB

Kepung Polres Dompu, IMM Ultimatum Kapolres: Usut Tuntas Pengeroyokan Temba Lae dan Sikat Jaringan Narkoba

Berita Terbaru