HUT PMI ke-81, Lalu Doddy Minta Relawan NTB Kerja Ekstra Hadapi Kekeringan dan El Nino

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 18:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ditengah Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan Didampingi Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI NTB Fahrul Mustofa dan Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain, Kamis (17/9/2026).

Ditengah Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan Didampingi Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI NTB Fahrul Mustofa dan Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain, Kamis (17/9/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR) mengikuti apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-81 di halaman Markas PMI Provinsi NTB, Kota Mataram, Kamis (17/9/2026).

Apel tersebut diikuti pengurus PMI NTB, KSR dari Dua Perguruan Tinggi, yakni UIN Mataram dan Universitas 45 Mataram, serta Anggota PMR dari tingkat SMP, SMA, MAN hingga MTsN 1 Mataram.

Hadir pula pengurus PMI Lombok Barat dan PMI Kota Mataram serta jajaran Unit Donor Darah (UDD) PMI Lombok Barat.

Plt Ketua PMI NTB NS Lalu Doddy Setiawan mengatakan, HUT PMI ke-81 menjadi Momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang Organisasi dalam menjalankan Misi Kemanusiaan.

Menurutnya, PMI dibentuk hanya satu bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia atas instruksi langsung Presiden Soekarno. Tokoh bangsa Mohammad Hatta kemudian ditunjuk sebagai ketua umum pertama yang meletakkan dasar Kepemimpinan Organisasi tersebut.

“Maka, tema HUT ke-81 yakni, Peduli, Bergerak dan Bersama, dirasa selaras untuk mendorong semua relawan di Provinsi NTB untuk tak henti terus menolong dengan sepenuh hati dengan tetap melakukan kolaborasi dengan semua pihak,”ujar Doddy.

Baca Juga :  Maksimalkan Perlindungan PMI, Pj Gubernur NTB Gelar Rakor Bersama Menteri P2MI

Ia menjelaskan, makna Kata Peduli merupakan upaya melihat, mendengar, dan merasakan kondisi sesama. Sementara Bergerak berarti mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata. Adapun Bersama dimaknai sebagai upaya menciptakan dampak yang lebih besar melalui kolaborasi.

Karena itu, Doddy meminta seluruh relawan PMI tetap memegang teguh tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional dalam menjalankan tugas.
Prinsip tersebut antara lain Kemanusiaan, Kesamaan, dan Kesukarelaan yang selama ini menjadi pilar utama dalam menjaga keberlanjutan Misi pertolongan PMI.

“Peringatan usia ke-81 hari ini, menjadi momentum krusial untuk memperkuat solidaritas sosial seluruh elemen bangsa. Utamanya, kerja para relawan PMI,” tegasnya.

Lebih lanjut, Doddy mengingatkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia saat ini mengalami musim kekeringan. Khusus di NTB, kekeringan akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino disebut kian meluas ke sembilan Kabupaten/Kota.

Karena itu, program Kick Off distribusi Air bersih skala Provinsi NTB yang telah berjalan sejak awal Agustus 2026 diminta terus dilanjutkan.

Hal tersebut dinilai penting karena berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi dampak fenomena El Nino di wilayah NTB dan Indonesia diperkirakan berlangsung lebih panjang hingga awal 2027.

Baca Juga :  Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

“Fenomena iklim yang berubah-ubah ini. Utamanya, fenomena El Nino yang memicu kekeringan harus membuat kader dan relawan PMI di semua Wilayah NTB  tetap kerja ekstra mengerahkan mobil tangki untuk membantu masyarakat dengan menyediakan Air bersih. Dan, sasaran Air bersih juga harus bisa masuk pelosok perkampungan dan perbukitan yang banyak warganya membutuhkan akses air bersih,” jelas Lalu Doddy. .

Di sisi lain, Doddy menyoroti tantangan di Bidang Kesehatan dan kebencanaan yang semakin kompleks.

Ia menyebut, sesuai arahan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, keberadaan UDD PMI di seluruh wilayah Indonesia, termasuk NTB, juga diminta mulai melakukan modernisasi pelayanan. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital yang kini perlu lebih dioptimalkan untuk mempermudah pemenuhan stok darah di Provinsi NTB sekaligus mempercepat respons tanggap darurat.

“Insya Allah, dengan semangat kepedulian, gotong royong dan kolaborasi yang terus dipupuk, saya optimis jika keberadaan PMI di Provinsi NTB, akan mampu memberikan dampak positif yang berlanjut bagi kesejahteraan masyarakat. Utamanya, bagaimana mendukung juga program pemda di NTB,”tandas NS Lalu Doddy Setiawan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru