Hasil Evaluasi Pilkada Serentak di NTB 2024 dan Pesan Mendagri ke Pj Kepala Daerah

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Hassanudin Penjabat (Pj) Gubernur NTB mengikuti Rapat Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 secara virtual di Pendopo Gubernur NTB, Rabu 4 November 2024.

Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dihadiri oleh Gubernur/Pj. Gubernur, Bupati/ Pj. Bupati, dan Walikota/ Pj. Walikota seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, pelaksanaan berbagai tahapan pilkada serentak di NTB berjalan aman, damai dan lancar. Saat ini kita sedang menunggu hasil perhitungan dari KPU untuk menetapkan secara resmi para calon kepala daerah terpilih,” jelas Hassanudin.

Baca Juga :  Ratusan Personel TNI Polri Gerebek 'Kampung Narkoba' di Lombok Tengah, 25 Warga Diangkut

Pj Gubernur NTB mengikuti rapat tersebut didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si, dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov NTB.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah menyukseskan Pilkada serentak dengan aman, damai dan penuh kegembiraan,” ungkap Pj Gubernur Hassanudin.

Baca Juga :  Banjir Wera- Ambalawi: Janji Gubernur NTB Ditagih Mahasiswa, Warga Masih Tenggelam dalam Luka

Sementara itu, dalam arahannya Mendagri, Tito Karnavian berpesan agar Penjabat Kepala Daerah harus dapat menjadi role model bagi para Kepala Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2024 ini.

Selain itu, Mendagri juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas seluruh Penjabat Kepala Daerah agar senantiasa merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Laksanakan tanggung jawab dengan baik, dan laksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan,”pesannya.

Berita Terkait

Anggota DPRD NTB Minta Distribusi Elpiji Subsidi Dievaluasi, Pengawasan Agen dan Pangkalan Jadi Sorotan
Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Tembus Rp50 Ribu, DPRD NTB Abdul Ra’uf Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:11 WIB

Anggota DPRD NTB Minta Distribusi Elpiji Subsidi Dievaluasi, Pengawasan Agen dan Pangkalan Jadi Sorotan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:35 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Tembus Rp50 Ribu, DPRD NTB Abdul Ra’uf Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Berita Terbaru