SUMBAWAPOST.com | Lombok Utara- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menanam 2.000 bibit kakao saat kunjungan kerja di Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan ternak bagi masyarakat setempat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui pengembangan komoditas unggulan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya hilirisasi ekonomi desa sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tanpa merusak alam. Menurutnya, KLU memiliki potensi agraris yang besar, mulai dari durian, kopi, alpukat, hingga kakao.
“Kalau kita datang ke KLU ini, kita lihat masa depan. Sekarang kita fokuskan semua upaya pembangunan di sini harus bersahabat dengan alam. Nanti saya pribadi akan datangkan beberapa ahli untuk bicara dan melihat potensi kakao di sini, sehingga bisa memberikan masukan kepada Pemkab KLU dan Pemprov untuk melakukan hilirisasi,” ujarnya.
Selain kakao, Gubernur juga menyoroti potensi hilirisasi komoditas kelapa yang dinilai mampu menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.
“Coba bayangkan kalau kelapa ini kita lakukan hilirisasi. Airnya bisa jadi nata de coco, dagingnya jadi coco butter untuk kosmetik mahal, tempurungnya jadi karbon aktif, sabutnya jadi jok mobil mewah. Bayangkan berapa nilainya kalau kita bisa lakukan hilirisasi di sini, sudah kayak surga Lombok Utara ini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh program pembangunan Pemerintah Provinsi NTB difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat desa sebagai fondasi pembangunan daerah. “Semua program pembangunan dilakukan dalam rangka menyejahterakan rakyat dari level yang paling bawah yaitu desa. Mulai dari makan bergizi gratis, koperasi, hingga peternakan rakyat berbasis desa,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah KLU Sahabudin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU Tresnahadi, serta tokoh masyarakat setempat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










