Gas LPG 3 Kg Langka! Senator Mirah Semprot Pemerintah, Minta NTB Jadi Prioritas Nasional

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Anggota DPD RI Dapil NTB, Mirah Midadan Fahmid, angkat bicara terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang belakangan meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Lombok. Ia menilai perlu adanya pengawasan lebih ketat dalam sistem distribusi gas bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Menanggapi kelangkaan elpiji 3 kg yang sempat meresahkan masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Lombok, saya menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap jalur distribusi gas bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berhak,” ujar Mirah dalam pernyataannya, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga :  Pacu NTB ke Panggung Dunia, DPD RI Siapkan Jurus Diplomasi untuk Investasi Global

Mirah meminta Kementerian ESDM bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk menjadikan NTB, khususnya Pulau Lombok, sebagai wilayah prioritas dalam evaluasi distribusi energi bersubsidi secara nasional.

Menurutnya, daerah kepulauan seperti NTB memiliki tantangan geografis dan kerentanan logistik yang berbeda dibanding daerah daratan, sehingga memerlukan sistem distribusi yang lebih responsif.

Baca Juga :  PAD Gili Setara Harga Motor Bekas, Triliunan Mengalir ke Swasta: Saatnya Aset Daerah Dikelola Demi NTB Makmur dan Mendunia

“Kita tidak bisa menyamaratakan distribusi energi seperti di Jawa. NTB perlu pendekatan logistik yang menyesuaikan dengan kondisi geografis dan kepadatan penduduk agar subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar persoalan kelangkaan elpiji tidak kembali terulang, terutama menjelang momentum-momentum penting seperti hari raya dan musim panen yang biasanya berdampak pada kebutuhan energi rumah tangga.

Berita Terkait

Program Kampung Nelayan Merah Putih NTB Dikebut, SPBN Jadi Kebutuhan Mendesak Nelayan
Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Program Kampung Nelayan Merah Putih NTB Dikebut, SPBN Jadi Kebutuhan Mendesak Nelayan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Berita Terbaru