SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ketua DPRD NTB Hj. Isvie Rupaeda menegaskan dukungannya terhadap perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak efektif. Langkah ini dinilai penting demi efisiensi anggaran dan meningkatkan kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur NTB yang baru, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri.
“Pemimpin baru pasti akan menilai rekam jejak pejabat sebelumnya. Sejak awal sudah ada komitmen untuk menerapkan meritokrasi, jadi itu harus menjadi pegangan utama. Pemilihan pejabat harus berbasis profesionalisme dan kompetensi,” ujar Isvie dalam acara buka puasa bersama di kediamannya di Jalan Langko, Kota Mataram, pada 28 Maret 2025.
Menurutnya, perampingan OPD bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan mendesak. Banyak perangkat daerah yang dinilai kurang optimal dalam menjalankan tugasnya, sehingga membebani anggaran tanpa memberikan hasil yang maksimal.
“Kita melihat ada banyak OPD yang tidak bisa bekerja dengan baik, bahkan banyak pejabat yang justru menganggur. Perampingan ini langkah yang bagus, dan saya mendukung penuh,” tegasnya.
Beberapa OPD yang berpotensi digabungkan antara lain Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian, yang dinilai bisa lebih efektif jika dilebur menjadi satu. Namun, ada juga OPD yang tetap harus dipertahankan, seperti Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), meskipun perlu evaluasi ketat terhadap inovasi yang dihasilkan.
Reformasi birokrasi ini diharapkan mampu menciptakan pemerintahan yang lebih gesit, efisien, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat.










