Dukung Reformasi Birokrasi, Ketua DPRD NTB Isvie Setuju Gubernur Pangkas OPD Tak Produktif

Avatar

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 13:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ketua DPRD NTB Hj. Isvie Rupaeda menegaskan dukungannya terhadap perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai tidak efektif. Langkah ini dinilai penting demi efisiensi anggaran dan meningkatkan kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur NTB yang baru, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri.

“Pemimpin baru pasti akan menilai rekam jejak pejabat sebelumnya. Sejak awal sudah ada komitmen untuk menerapkan meritokrasi, jadi itu harus menjadi pegangan utama. Pemilihan pejabat harus berbasis profesionalisme dan kompetensi,” ujar Isvie dalam acara buka puasa bersama di kediamannya di Jalan Langko, Kota Mataram, pada 28 Maret 2025.

Baca Juga :  Alih Fungsi Lahan Jadi Ancaman Serius di Pulau Sumbawa, Senator NTB Minta Pemerintah Daerah Lakukan Hal Ini

Menurutnya, perampingan OPD bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan mendesak. Banyak perangkat daerah yang dinilai kurang optimal dalam menjalankan tugasnya, sehingga membebani anggaran tanpa memberikan hasil yang maksimal.

“Kita melihat ada banyak OPD yang tidak bisa bekerja dengan baik, bahkan banyak pejabat yang justru menganggur. Perampingan ini langkah yang bagus, dan saya mendukung penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Debat Perdana Pilgub NTB 2024: Ketiga Paslon Adu Gagasan

Beberapa OPD yang berpotensi digabungkan antara lain Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian, yang dinilai bisa lebih efektif jika dilebur menjadi satu. Namun, ada juga OPD yang tetap harus dipertahankan, seperti Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), meskipun perlu evaluasi ketat terhadap inovasi yang dihasilkan.

Reformasi birokrasi ini diharapkan mampu menciptakan pemerintahan yang lebih gesit, efisien, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB