SUMBAWAPOST.com, Dompu– Langkah berani Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF), dalam menindak langsung dugaan permainan harga jagung serta menyoroti keselamatan kerja di gudang-gudang jagung mendapat apresiasi besar dari DPRD NTB, Kamis 20 Maret 2025. Sidak ini menjadi tamparan keras bagi oknum yang mencoba merugikan petani dan mengabaikan keselamatan buruh.
Tiga gudang besar yang menjadi sasaran sidak PT Segar Agro Nusantara, PT Sinar Agro Gemilang, dan PT Subur Mega Perkasa tak luput dari pemeriksaan ketat Bupati. Ini adalah alarm keras bagi pelaku industri untuk menjalankan bisnis secara adil dan memperhatikan kesejahteraan pekerja.
BBF: Jangan Main-main dengan Petani dan Buruh
Dalam sidak ini, Bupati BBF dengan tegas memperingatkan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam jika ada upaya mempermainkan harga jagung atau mengabaikan standar keselamatan kerja.
“Kami tidak ingin petani dirugikan oleh permainan harga pasar. Selain itu, keselamatan kerja harus menjadi prioritas, terutama bagi buruh gudang. Jangan sampai mereka bekerja dalam kondisi yang membahayakan,” tegas Bupati BBF dengan nada serius.
Sebagai komoditas utama Kabupaten Dompu, jagung harus memberikan keuntungan bagi petani, bukan hanya bagi tengkulak atau pemilik gudang. Dengan sidak ini, pemerintah ingin memastikan harga tetap stabil dan berpihak pada rakyat.
Dewan NTB Angkat Jempol untuk Bupati Dompu
Langkah cepat dan tegas Bupati BBF langsung menuai apresiasi dari DPRD NTB. Marga Harun, anggota DPRD NTB dari PPP Dapil VI (Bima, Kota Bima, Dompu), memuji tindakan ini sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada petani dan buruh.
“Kami sangat mengapresiasi sidak ini! Jangan beri ruang bagi permainan harga yang merugikan petani. Selain itu, keselamatan kerja harus jadi perhatian serius, jangan sampai buruh bekerja dalam kondisi yang tidak manusiawi,” ujar Marga Harun, anggota Komisi I DPRD NTB yang membidangi Pemerintahan, Hukum, dan HAM.
Bupati Diminta Tak Hanya Sidak, Tapi Juga Awasi Secara Ketat!
Meskipun sidak ini menjadi angin segar bagi petani dan pekerja, Marga Harun mengingatkan agar tindakan ini tidak hanya berhenti di sidak semata. Pemerintah Kabupaten Dompu diminta untuk terus mengawasi harga jagung dan memastikan keselamatan kerja buruh di semua sektor.
“Jangan hanya sidak sesaat, tapi pantau terus harga jagung dan pastikan keselamatan kerja terjamin. Ini harus jadi komitmen pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya dengan tegas.










