Dompu| SUMBAWAPOST.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat langkah pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melalui kegiatan vaksinasi dan pengobatan massal yang dipusatkan di Padang Penggembalaan Doroncanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, yang hadir mewakili Gubernur NTB. Turut hadir Bupati Dompu, Kepala BPTU Denpasar, BPVET Denpasar, Asisten I dan II Pemerintah Kabupaten Dompu, sejumlah kepala OPD, serta tenaga medik dan paramedik veteriner.
Doroncanga dipilih sebagai lokasi pencanangan pelayanan vaksinasi dan pengobatan massal PMK karena wilayah ini menjadi salah satu pusat peternakan terbesar di Kabupaten Dompu.
Di kawasan penggembalaan tersebut tercatat lebih kurang 40.000 ekor sapi dan kerbau digembalakan. Selain itu, area seluas sekitar 3.634 hektar ini telah ditetapkan sebagai pusat pelepasan sapi dan kerbau berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Dompu Nomor 6 Tahun 2023.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, menegaskan bahwa vaksinasi massal menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan hewan ternak sekaligus melindungi ekonomi peternak.
“Vaksinasi dan pengobatan massal PMK ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam menjaga kesehatan ternak dan memastikan aktivitas peternakan masyarakat tetap aman dan produktif,” ujarnya.
Untuk tahun 2026, target vaksinasi PMK di Kabupaten Dompu ditetapkan sebesar 38.000 dosis. Hingga saat ini, realisasi vaksinasi telah mencapai 9.375 dosis.
Program tersebut didukung oleh sekitar 90 orang vaksinator, yang terdiri dari tenaga medik dan paramedik veteriner. Tim ini secara langsung turun ke lapangan guna memastikan proses vaksinasi dan pengobatan berjalan efektif.
Muhamad Riadi berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh tenaga kesehatan hewan terus diperkuat agar capaian vaksinasi dapat maksimal.
“Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis target vaksinasi PMK di Kabupaten Dompu dapat tercapai sesuai rencana,” katanya.
Pelaksanaan vaksinasi dan pengobatan massal PMK ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah, mengingat sektor peternakan memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian masyarakat Dompu dan NTB secara umum.
Melalui langkah preventif ini, pemerintah berharap penyebaran PMK dapat ditekan sehingga populasi ternak tetap sehat dan produktif.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










