Dikira Bau Sampah, Ternyata Jasad Perempuan Membusuk! Karang Baru Mataram Geger Siang Bolong

Avatar

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Suasana tenang warga Lingkungan Marong Pekarangan, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, mendadak berubah geger. Seorang perempuan berinisial BT (46) ditemukan tak bernyawa dalam kondisi membusuk di rumahnya, Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kapolsek Selaparang, Ipda Zulharman Lutfi, SH., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, tim gabungan dari Polsek Selaparang bersama Unit Inafis Satreskrim Polresta Mataram segera turun ke lokasi begitu laporan warga diterima.

“Korban ditemukan sudah tidak bernyawa, kondisi jasad membengkak, kebiruan, dan membusuk. Diduga telah meninggal lebih dari satu hari,” ungkap Kapolsek.

Baca Juga :  Ratusan Anggota Polisi Amankan Aksi Mahasiswa 'Indonesia Gelap' Didepan Kantor DPRD NTB, Bawa 7 Tuntutan

Peristiwa ini terungkap berawal dari kecurigaan seorang warga yang hendak meminta izin memangkas pohon jambu di pekarangan korban. Namun, bukannya izin yang didapat, warga justru mencium bau busuk menyengat disertai kerumunan lalat dari arah rumah. Setelah dicek, ternyata BT sudah tergeletak tak bernyawa.

Sontak warga melapor ke Kepala Lingkungan. Setelah memastikan kondisi korban, laporan segera diteruskan ke pihak kelurahan, puskesmas, hingga kepolisian. Tak lama kemudian, petugas datang mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Mataram.

Baca Juga :  Peringati Sumpah Pemuda ke 96, Sekda NTB: Pemuda Sebagai Objek Sekaligus Subjek Pembangunan

Dari keterangan warga sekitar, BT diketahui memiliki riwayat gangguan mental. Pihak keluarga pun menerima peristiwa ini sebagai musibah dan ikhlas melepas kepergian almarhumah. Jenazah akhirnya diserahkan kembali untuk dimakamkan.

Meski sempat membuat geger, suasana lingkungan kembali tenang setelah aparat, keluarga, dan warga setempat bersama-sama menangani peristiwa itu dengan penuh keikhlasan.

 

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan
Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB