Dibalik Musik dan Lampu Disko, Caffe di Ule Kota Bima Ternyata Markas Miras

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima Kota-Komitmen Polres Bima Kota dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah hukumnya kembali dibuktikan. Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengamankan ratusan botol miras siap edar dari salah satu kafe di kawasan pesisir Kota Bima.

Operasi penertiban yang digelar Senin malam (6/10/2025) sekitar pukul 19.00 WITA itu dipimpin langsung oleh Katim Opsnal Satresnarkoba, AIPTU Abdul Hafid, S.H., bersama sejumlah personel. Lokasi razia berada di Caffe Ule Beach, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Baca Juga :  Diikuti 35 Peserta, Pj Gubernur NTB Hadiri Event Offroad Riace

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menyita 154 botol miras berbagai merek, terdiri dari 132 botol Bir Bintang dan 22 botol Anggur Merah. Barang bukti tersebut diduga milik seorang pria berinisial A, warga Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mako Satresnarkoba Polres Bima Kota guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Bima Kota melalui timnya menegaskan, kegiatan razia ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan peredaran miras yang kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas di wilayah setempat.

Baca Juga :  Jalankan Bisnis Narkoba Di Kota Bima, Suami Istri Ini Ditangkap Usai Kapolres Diganti

“Kami akan terus melakukan penertiban terhadap peredaran miras di seluruh wilayah hukum Polres Bima Kota,” tegas tim Satresnarkoba.

Dengan langkah tegas tersebut, Polres Bima Kota berharap situasi kamtibmas tetap kondusif dan masyarakat semakin sadar akan bahaya miras bagi keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Berita Terkait

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Berita Terbaru