Desa Ekspor NTB Digenjot Tembus Pasar Global, Kadis Perindag Ungkap Syaratnya

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 14:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperindag NTB H. Lalu Wiranata Saat Membuka Kegiatan Pra-Business Matching Program Desa Berdaya “Desa Ekspor” NTB Tahun 2026.

Kepala Disperindag NTB H. Lalu Wiranata Saat Membuka Kegiatan Pra-Business Matching Program Desa Berdaya “Desa Ekspor” NTB Tahun 2026.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong potensi Ekonomi Desa agar mampu menembus pasar global melalui Program Desa Berdaya ‘Desa Ekspor’ Provinsi NTB Tahun 2026.

Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan Pra-Business Matching yang difasilitasi Hindra Soe Consulting (HSC). Kegiatan dibuka Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB, H. Lalu Wiranata, yang sekaligus menyampaikan sambutan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN), Aryanti Dwiyani.

Dalam sambutannya, Lalu Wiranata menegaskan bahwa program Desa Berdaya ‘Desa Ekspor’ merupakan upaya nyata untuk mengangkat potensi Ekonomi Desa menjadi salah satu tumpuan Pertumbuhan Daerah.

Menurutnya, kesenjangan informasi dan akses pasar selama ini menjadi salah satu kendala bagi pelaku usaha lokal. Karena itu, kegiatan pertemuan bisnis dinilai menjadi jembatan penting untuk membuka peluang kemitraan dan pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia

“Kami ingin memastikan bahwa produk asli desa NTB memiliki kualitas dan standar yang setara dengan produk manapun di pasar global. Pra-Business Matching dan Business Matching ini bukan sekadar ajang perkenalan, namun fondasi terciptanya kemitraan yang kokoh dan berkelanjutan demi kesejahteraan Masyarakat Desa,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima media ini. Jum’at (18/9/2026).

Lalu Wiranata menambahkan, kesiapan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk. Pelaku usaha juga harus mampu memenuhi permintaan dalam jumlah besar dan menjaga keberlangsungan produksi.

“Kalau kita ingin mencetak eksportir baru, bukan hanya produknya yang harus bagus. Kapasitas produksinya, bahan bakunya, legalitasnya, kualitas dan kontinuitasnya juga harus dipastikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Disperindag NTB, Aryanti Dwiyani, mengatakan program Desa Berdaya-Desa Ekspor selaras dengan agenda pemerintah dalam memperkuat Ekonomi Masyarakat Desa.

Baca Juga :  Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

“Ini adalah program kami yang selaras dengan program Gubernur untuk memberdayakan Desa Berdaya maupun Kantong-kantong Desa sekitarnya. Harapannya, usaha-usaha desa bisa berkembang, menyerap tenaga kerja, serta menghasilkan produk bermutu yang tidak hanya memenuhi pasar dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar luar Negeri,” ujar Aryanti.

Memasuki agenda utama, peserta mengikuti sesi review company profile yang sebelumnya telah dikirimkan sebagai tugas persiapan. Sesi tersebut bertujuan memberikan evaluasi dan penyempurnaan terhadap informasi perusahaan, produk, serta materi presentasi yang akan digunakan dalam kegiatan business matching.

Peserta juga mendapatkan arahan mengenai hal-hal penting yang perlu diperhatikan saat menjalani business matching, termasuk penyampaian informasi perusahaan dan produk secara efektif. Setiap perusahaan diberikan waktu presentasi sekitar tiga menit.

Setelah itu, peserta mengikuti simulasi business matching dengan melakukan latihan presentasi sesuai urutan yang telah ditentukan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB
Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030
PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan
Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Miq Iqbal Bosan Lihat UMKM Itu-Itu Saja, Pembinaan di NTB Diminta Lebih Inovatif
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat

Berita Terbaru

Mohan Roliskana Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI NTB Periode 2026-2030 Dalam Musprovlub KONI NTB di Mataram, Selasa (13/10/2026).

Olahraga

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:20 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI NTB 2026.

Olahraga

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:55 WIB