SUMBAWAPOST.com| Lombok Barat-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Lombok Barat 2026.
Peluncuran yang digelar di Amphitheater Pasar Seni Senggigi itu berlangsung meriah dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan pariwisata.
Tampak hadir perwakilan asosiasi pariwisata, pelaku usaha wisata, Kepala Dinas Pariwisata NTB, sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Lombok Barat, para kepala desa, awak media, hingga masyarakat umum.
Sebanyak 32 event pariwisata telah disiapkan dan akan digelar sepanjang tahun 2026. Rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari event yang diselenggarakan langsung oleh pemerintah daerah, kolaborasi bersama pelaku industri pariwisata, hingga agenda dari desa-desa wisata yang telah melalui proses kurasi.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyebut peluncuran CoE 2026 menjadi titik awal kebangkitan sektor pariwisata Lombok Barat, khususnya Senggigi. Ia menegaskan bahwa seluruh agenda yang disusun merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pelaku pariwisata.
Menurut LAZ, event merupakan elemen penting dalam pengembangan destinasi wisata, sehingga penyelenggaraannya tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Ia mendorong Dinas Pariwisata untuk terus merangkul berbagai potensi dan memperkuat komunikasi dengan pelaku wisata guna membangun kalender event tahunan yang terintegrasi.
“Kita harus berkolaborasi, karena keberhasilan pariwisata adalah keberhasilan kita bersama. Saya harap Calendar of Event ini bisa kita kawal bersama-sama. Saya optimis dengan kolaborasi semua pihak, walaupun di tengah kondisi efisiensi yang ada kita bisa menghasilkan hasil yang luar biasa,” kata LAZ.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Agus Gunawan, menekankan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan event bukan semata soal keramaian, melainkan dampak luas bagi masyarakat. “Event ini bukan hanya hiburan. Harapannya bisa memberi multiplier effect pada ekonomi, pendidikan, dan ekosistem pariwisata,” tegasnya.
Peluncuran Calendar of Event 2026 ini juga mendapat sambutan positif dari pelaku usaha pariwisata. General Manager Holiday Resort Lombok, I Ketut Murta Jaya Kusuma, yang juga menjabat sebagai Ketua Destination Management Organization (DMO) Senggigi, menyatakan optimismenya terhadap pelaksanaan CoE 2026.
Menurutnya, setiap event, baik berskala daerah maupun nasional, selalu memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi. “Setiap event selalu mendrive kunjungan dan okupansi. Dampaknya pasti ada, besar ataupun kecil,” ujarnya.
Ketut menjelaskan bahwa sektor perhotelan tidak hanya membutuhkan peningkatan jumlah tamu, tetapi juga spending wisatawan yang lebih besar agar perputaran ekonomi lokal semakin kuat. Ia menegaskan penyelenggaraan event harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi semua pihak, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara merata dan tidak terpusat di titik tertentu saja.
Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung setiap agenda yang disusun pemerintah daerah demi kemajuan pariwisata Lombok Barat.
“Kami selalu mendukung setiap event yang dibuat pemerintah. Kolaborasi itu penting untuk menjaga denyut pariwisata di Senggigi,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, acara peluncuran CoE 2026 juga dirangkaikan dengan pengumuman pemenang Anugerah Desa Wisata Lombok Barat 2025 yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Pada ajang tersebut, Desa Lebah Sempage berhasil meraih juara pertama kategori Daya Tarik dan Digitalisasi, sementara kategori Kelembagaan dan Berkelanjutan diraih oleh Desa Wisata Sedau.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Lombok Barat juga menyerahkan piagam penghargaan kepada berbagai pihak yang dinilai aktif mendukung penyelenggaraan event daerah. Di antaranya Merumatta Senggigi Lombok, Aruna Senggigi Resort dan Convention, ASTINDO, AITTA, Skylancing Lombok Paragliding, DMO Senggigi, PT Air Minum Giri Menang (Perseroda), serta PT Bank NTB Syariah.
Penulis : SUMBAWAPOST.com









