Bus Karyawan PT AMNT Terguling di Sumbawa: 2 Tewas, Belasan Luka-Luka

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Kecelakaan tragis terjadi di jalan lintas Desa Perung menuju Dodo, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu, 5 Maret 2025, sekitar pukul 15.00 WITA. Sebuah bus yang mengangkut karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terguling, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Kronologi Kecelakaan

Sekretaris Kecamatan Lunyuk, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di Km 12 jalan lintas Perung-Dodo, Desa Perung. Berdasarkan keterangan saksi mata dan korban, bus yang mengangkut 23 orang itu sedang dalam perjalanan menuju kawasan tambang Dodo Rinti.

“Menurut saksi, bus tidak kuat menanjak. Kendaraan sudah hampir sampai di atas, namun tiba-tiba mesinnya mati,” ungkap Iqbal.

Akibatnya, bus meluncur mundur tanpa kendali. Sopir berusaha mengerem, namun diduga remnya blong, sehingga bus terguling.

Korban Jiwa dan Penanganan

Kecelakaan ini menelan dua korban jiwa yang meninggal di tempat. Lima penumpang mengalami luka berat dan langsung dirujuk ke RSUD Sumbawa untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara belasan lainnya mengalami luka ringan.

Baca Juga :  Aroma Politik Kampus Makin Tajam, Kandidat Kuat Rektor Unram Diduga Dijegal Lewat Sanksi Etik Misterius

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar yang sedang bekerja di ladang segera menghubungi Polsek Lunyuk, pihak PT AMNT, dan Kantor Camat Lunyuk. Tak lama berselang, tim kepolisian, perwakilan PT AMNT, serta petugas kecamatan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Untuk mempercepat proses penyelamatan, PT AMNT menerjunkan satu unit helikopter guna mengevakuasi korban meninggal dan korban luka ringan. Sementara itu, korban luka berat dievakuasi melalui jalur darat menggunakan ambulans milik Puskesmas Lunyuk dan PT AMNT, karena kondisi mereka tidak memungkinkan untuk diangkut dengan helikopter.

Saat ini, bus yang terguling telah dievakuasi ke Polsek Lunyuk untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus memastikan arus lalu lintas kembali lancar.

Identitas Korban

Korban meninggal dunia:

Herman (Karyawan PT MND)

Arsyad (Karyawan PT ISS)

Korban luka berat yang dirujuk ke RSUD Sumbawa:

Sukiman

Syafruddin (Sopir bus)

Syamsul

Juan Fathir

Baca Juga :  Jangan Jadi ‘Robot’ Pemerintah, Kadis Kominfotik NTB Dorong Media Berani Kritik Pemerintah

Rian Ariadi

Yongki

Ahmad Abu

Jenazah korban meninggal telah dipulangkan ke rumah duka menggunakan ambulans dari Puskesmas Lenangguar dan Desa Lunyuk Rea.

Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan

Kasat Lantas Polres Sumbawa, AKP Edwin Isa Mahendra, membenarkan insiden tersebut. “Dua korban meninggal dunia, sedangkan dua korban luka berat dirujuk ke RSUP Manambai Abdul Kadir Sumbawa. Korban luka ringan, termasuk sopir bus, saat ini sedang dirawat di Puskesmas Lunyuk,” ujar Edwin.

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) rencananya akan dilakukan setelah sahur pada keesokan harinya. Hal ini dikarenakan jarak tempuh dari Sumbawa ke Lunyuk yang cukup jauh, sekitar tiga jam perjalanan, serta kondisi lokasi yang minim penerangan.

“Penanganan awal sudah dilakukan oleh Polsek Lunyuk, sehingga korban dapat segera teridentifikasi dan penyebab awal kecelakaan bisa diketahui,” pungkas Edwin.

Saat ini, tim investigasi dari Polres Sumbawa dan PT AMNT masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

 

 

Berita Terkait

Bupati Bima: Pelantikan Ketua KONI Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Olahraga Kabupaten Bima
dr. H. Irfan Resmi Pimpin KONI Kabupaten Bima, Siap Wujudkan Bima sebagai Lumbung Atlet Berprestasi
Ketua KONI NTB Mori Hanafi Optimistis dr. H. Irfan Mampu Bawa Olahraga Bima Berprestasi di Tingkat Nasional
Mori Hanafi Lantik dr. H. Irfan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima, Siap Cetak Atlet Berprestasi untuk NTB
KUHAP Baru Jadi Sorotan di Rakernas ADVOKAI di Mataram, ICJR Pertanyakan Kewenangan Advokat yang Masih Sebatas Teks
DJ Cantik di Bima Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu dari Rumahnya
Tak Sekadar Jual Produk, HNI Ajak UMKM NTB Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal
Rakernas ADVOKAI 2026 Resmi Dibuka, NTB dan ADVOKAI Kolaborasi Cetak 1.000 Paralegal untuk Indonesia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:34 WIB

Bupati Bima: Pelantikan Ketua KONI Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Olahraga Kabupaten Bima

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:22 WIB

dr. H. Irfan Resmi Pimpin KONI Kabupaten Bima, Siap Wujudkan Bima sebagai Lumbung Atlet Berprestasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:17 WIB

Ketua KONI NTB Mori Hanafi Optimistis dr. H. Irfan Mampu Bawa Olahraga Bima Berprestasi di Tingkat Nasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:08 WIB

Mori Hanafi Lantik dr. H. Irfan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bima, Siap Cetak Atlet Berprestasi untuk NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:22 WIB

KUHAP Baru Jadi Sorotan di Rakernas ADVOKAI di Mataram, ICJR Pertanyakan Kewenangan Advokat yang Masih Sebatas Teks

Berita Terbaru