Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah menyampaikan rencana pengembangan wisata kerakyatan dan agribisnis sapi di Kecamatan Brang Ene saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah menyampaikan rencana pengembangan wisata kerakyatan dan agribisnis sapi di Kecamatan Brang Ene saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

SUMBAWAPOST.com| Sumbawa Barat- Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, ditetapkan sebagai lokasi pengembangan program wisata kerakyatan dan agribisnis sapi Bali dalam Program KSB Maju Luar Biasa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bahkan menyiapkan 200 ekor sapi untuk mendukung program tersebut.

Program ini disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kabupaten di Masjid Darussalam, Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat H. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Dandim 1628 Sumbawa Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, perwakilan Kapolres Sumbawa Barat, Danramil, Kapolsek, Camat, Forkopimcam, Kepala Kemenag, Sekretaris NU KSB, pimpinan OPD, Branch Manager Bank NTB, anggota DPRD, Ketua MUI KSB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa se-Kecamatan Brang Ene.

Camat Brang Ene, Nurdin, S.Pt., dalam laporannya menyampaikan bahwa kondisi ketertiban masyarakat di wilayahnya secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI/Polri, serta partisipasi masyarakat berjalan dengan baik, termasuk dalam pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan.

Ia juga melaporkan perkembangan distribusi Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) di Kecamatan Brang Ene. Dari target 1.755 kartu, hingga 6 Maret 2026 telah terdistribusi sebanyak 1.198 kartu atau sekitar 68,26 persen. Sementara 557 kartu atau 31,74 persen masih dalam proses distribusi.
Selain itu, progres pembangunan rumah baru di Kecamatan Brang Ene telah mencapai sekitar 80 persen penyelesaian.

Terkait Program KSB Maju Luar Biasa, Kecamatan Brang Ene dipercaya sebagai lokasi pengembangan destinasi wisata kerakyatan dan agribisnis peternakan sapi Bali.

Program wisata kerakyatan saat ini telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat. Sementara untuk program agribisnis sapi, dua kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) telah ditetapkan sebagai lokasi percontohan tahap awal dan tengah menyelesaikan administrasi pendaftaran.

Baca Juga :  34 Tahun Mengabdi Sunyi, Munahir Terima SK PPPK dan Hadiah Umrah dari Gubernur NTB

Pada kesempatan tersebut, dalam keterangan yang diterima media ini, Minggu (8/3/2026), Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Bupati menyebutkan bahwa di Kecamatan Brang Ene baru dua koperasi yang sedang dalam proses pembangunan.
Menurut Bupati, program yang menjadi kebijakan nasional harus dilaksanakan hingga tingkat desa.

“Ketika ada program dari pimpinan negara, maka wajib tanpa syarat kita harus laksanakan sampai unit terkecil. Jadi, silahkan nanti berkoordinasi lebih serius dengan pihak Kodim untuk menyelesaikan urusan Koperasi Desa Merah Putih,” tegas Bupati.

Bupati juga menyoroti percepatan distribusi Kartu KSB Maju yang masih menyisakan sejumlah kartu yang belum diterima masyarakat.

Bupati berharap seluruh kepala desa dapat memastikan distribusi kartu selesai paling lambat akhir April 2026. Keterlambatan distribusi bukan disebabkan ketersediaan kartu, melainkan proses penyerahan yang harus disertai aktivasi oleh petugas bank karena kartu tersebut juga berfungsi sebagai kartu ATM.

“Sekarang saya mohon kepada Pak Kades, jangan bergantug pada jadwal kabupaten, tetapi desa yang meminta ke kabupaten untuk jadwal distribusinya. Tentukan jadwal sendiri. Kalau kabupaten yang menjadwalkan, susah menyesuaikan dengan aktifitas masyarakat di desa, itu kendalanya. Jadi tolong para kades koordinasi dengan pemerintah kabupaten,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan bahwa Kartu KSB Maju berbasis Kepala Keluarga (KK). Dari total 51.915 kepala keluarga di Kabupaten Sumbawa Barat, hampir 43 ribu kepala keluarga telah menerima layanan Program KSB Maju pada tahun 2025.

Baca Juga :  Taliwang Sabet Juara Umum MTQ XXII KSB, Brang Ene Ditunjuk Jadi Tuan Rumah 2027

“Kalau kita melihat angka kemiskinan kita 10,98 persen, itu setara dengan hampir tujuh ribu kepala keluarga. Jadi sudah hampir enam kali lipatnya dari sasaran kemiskinan itu mendapat layanan di Program Kartu KSB Maju,” ungkap Bupati.

Selain program sosial, pemerintah daerah juga mulai menjalankan Program KSB Maju Luar Biasa pada tahun 2026, yang mencakup pengembangan pariwisata kerakyatan dan agribisnis sapi.

Untuk sektor pariwisata, pemerintah berencana membangun jogging track sepanjang sekitar 5 kilometer dari depan Kantor Camat Brang Ene hingga Desa Mujahiddin.

Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi daya tarik wisata baru sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengelolaan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sementara untuk program agribisnis sapi, pemerintah daerah memulai pengembangan melalui pendekatan perhutanan sosial dengan memberdayakan kelompok Hutan Kemasyarakatan.

Pada tahap awal, program ini akan dijalankan oleh dua kelompok HKm di Kecamatan Brang Ene, yakni HKm Batu Dulang dan HKm Ontar Telu. Masing-masing kelompok direncanakan menerima bantuan 100 ekor sapi, disertai pembangunan infrastruktur pendukung serta pembinaan berkelanjutan bagi para peternak.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Nuzulul Qur’an sebagai sarana refleksi diri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Momentum Safari Ramadan ini juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyerahkan 100 paket bantuan sembako kepada lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, TP PKK Kabupaten Sumbawa Barat menyalurkan 25 paket sembako dan Baznas KSB turut memberikan 25 paket bantuan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp125 juta kepada Masjid Al-Ikhlas Dusun Fajar Karya, Desa Mujahiddin, serta Rp100 juta kepada Yadri Research Center Desa Manemeng, Kecamatan Brang Ene.

Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kemiskinan NTB Turun Jadi 11,17 Persen, Wagub Umi Dinda Minta Pemkab-Pemkot Percepat Desa Berdaya
JPI NTB Deklarasikan Bela Prabowo dan Dukung Polri, Ini Empat Sikap Tegasnya
Mendag Buka Jalan UMKM NTB Tembus Pasar Ekspor, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Wagub NTB Dampingi Mendag Pantau Harga Sembako, Surplus Cabai Disiapkan untuk Pasok Daerah Lain
Mendag Turun ke Pasar Kebon Roek Mataram, Segini Harga Cabai, Ayam hingga Beras
Deposit Tambang Hu’u Dompu Capai 3 Miliar Ton, PT STM Siapkan Jalan, Dermaga hingga Bandara
Tambang Hu’u Dompu Ditunggu Jadi Mesin Ekonomi NTB, Sekda Desak PT STM Segera Bereskan Perizinan
125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:11 WIB

Kemiskinan NTB Turun Jadi 11,17 Persen, Wagub Umi Dinda Minta Pemkab-Pemkot Percepat Desa Berdaya

Jumat, 6 November 2026 - 01:59 WIB

JPI NTB Deklarasikan Bela Prabowo dan Dukung Polri, Ini Empat Sikap Tegasnya

Kamis, 5 November 2026 - 14:43 WIB

Mendag Buka Jalan UMKM NTB Tembus Pasar Ekspor, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Kamis, 5 November 2026 - 13:43 WIB

Wagub NTB Dampingi Mendag Pantau Harga Sembako, Surplus Cabai Disiapkan untuk Pasok Daerah Lain

Kamis, 5 November 2026 - 13:25 WIB

Mendag Turun ke Pasar Kebon Roek Mataram, Segini Harga Cabai, Ayam hingga Beras

Berita Terbaru