BPS Catat Neraca Perdagangan NTB Tahun 2024 Naik U$759,04 juta

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 Juli 2024 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (BPS NTB) mencatat neraca perdagangan NTB di tahun 2024 naik secara kumulatif U$759,04 Juta, meningkat di banding tahun 2023 senilai U$ 451,47 Juta.

Hal itu disampaikan Kepala BPS NTB, Drs. Wahyudin, Senin 15 Juli 2024 dalam siaran persnya di Kantor BPS NTB.

Ia menyebutkan, pada Juni 2014, komoditas Ekpor seperti ikan dan udang sebesar 57,63 persen tujuan Amerika Serikat, Singapura, Malaysia dan Taiwan, selain itu komoditas ekspor yang non tambang di berbagai negara lainnya, di sisi lain pada nilai ekspor tambang.

“Di tahun 2023, bulan Januari-Juni Ekspor NTB senilai 2,72 persen dan Januari – Juni 2024 mengalami penuruan senilai 1,82 persen, dari ekspor hasil tambang senilai US$ 497, 47 Juta dan ekspor non tambang US$ 5,55 Juta. Meski demikian secara kumulatif neraca perdagangan di NTB meningkat di tahun 2024 dibanding tahun 2023,” ungkap Wahyudin,

Baca Juga :  IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Lebih lanjut dijelaskan bahwa perkembangan Impor di NTB dari juni 2023 dan juni 2024 naik 5,56 persen, inpor pada bulan juni 2024 pada komoditas karet dan barang karet lainnya sebesar 48,26 persen dan jenis komoditas lainnya keseluruhan senilai US$ 40.374,451 Juta.

“Meningkatnya nilai Impor dari beberapa komoditas dari proses tambang, smelter di pulau sumbawa, berdasarkan penggunaan impor paling dominan pada bahan baku dan penolong sebesar 77, 69 persen, barang kosumsi 0,28 persen dan barang barang modal sebesar 22,03 persen,”terangnya.

Baca Juga :  Jangan Jadi ‘Robot’ Pemerintah, Kadis Kominfotik NTB Dorong Media Berani Kritik Pemerintah

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos.,MM menjelaskan proses ekpor yang perlu di dukung oleh infrastruktur maka ekosistem perdagangan akan lancar dan memadai, maka ketersediaan pelabuhan yang memadai dan kerjasama pada berbagai negara secara efektif dan efisien dapat di lakukan.

“Diberbagai komoditas ekspor baik tambang dan non tambang, akan mengalami peningkatan yang signifikan jika infrastruktur seperti pelabuhan memadai, dan dari hasil neraca perdagangan NTB secara kumulatif meningkat di banding tahun 2023, dan ini perlu lebih banyak inovasi dan kerja sama yang di bangun antar negara,”ungkap Dr Najam.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru