SUMBAWAPOST.com| Mataram- Bawaslu Provinsi NTB menggelar penyerahan dana kerohiman kepada keluarga ahli waris almarhumah Ketua Bawaslu Dompu, Swastari Haz dan keluarga almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB

di Kantor Bawaslu NTB, Jalan Udayana, Kota Mataram, Sabtu (20/12/2025), dan dihadiri Ketua Bawaslu kabupaten/kota se-NTB, serta Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H).

Total dana kerohiman yang diberikan mencapai Rp240.000.000 (Dua Ratus Empat Puluh Juta Rupiah), dengan pembagian bagi masing-masing ahli waris sebesar Rp120.000.000 (Seratus Dua Puluh Juta Rupiah).
Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar Bawaslu se-Indonesia, hasil kontribusi dari seluruh jajaran Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota di tanah air, serta dukungan Ibu PKK Bawaslu. Penyerahan berlangsung di Kantor
Dana kerohiman tersebut berasal dari sumbangan kolektif Bawaslu Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada penyelenggara pemilu yang wafat saat menjalankan tugas negara.
Suasana haru terlihat ketika Astuti, istri almarhum Lalu Fahrurroziki, menerima bantuan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bawaslu. Saya tidak menyangka akan ada perhatian sebesar ini,” ungkapnya.
Dengan didampingi putrinya, Astuti kembali menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan berharap Allah SWT membalas semua kebaikan dan solidaritas yang diberikan.
Dari pihak keluarga almarhumah Swastari Haz, H. Saiful Insan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian Bawaslu, seraya mengenang almarhumah sebagai sosok berintegritas dan pekerja pengabdian.
“Almarhumah meninggalkan dua orang anak. Beliau menjaga integritasnya hingga akhir. Tidak ada jarak antara kami, seperti saudara sendiri. Ini teladan bagi generasi berikutnya,” ucapnya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, menjadi simbol kuat solidaritas penyelenggara pemilu di Indonesia. Momen ini turut mengingatkan bahwa mengawal demokrasi bukan sekadar pekerjaan birokrasi, melainkan pengabdian dan amanah moral bagi negara.
Ketua Bawaslu NTB, Itratip, menyampaikan duka mendalam dan penghormatan tinggi kepada almarhumah Swastari Haz serta almarhum Lalu Fahrurroziki.
Menurutnya, keduanya dikenal sebagai pribadi berintegritas, profesional, dan berdedikasi dalam menjalankan tugas pengawasan demokrasi.
“Almarhumah Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu Swastari Haz dan almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB bukan hanya kolega kerja, tetapi sahabat dan mitra yang sangat baik. Kami benar-benar kehilangan sosok yang kualitasnya tidak diragukan dalam mengawal pesta demokrasi,” ucap Itratip.
Dana kerohiman untuk keluarga almarhumah Swastari Haz diterima langsung oleh anak beliau, sementara penyerahan untuk Lalu Fahrurroziki diterima oleh sang istri.
Itratip menegaskan kembali bahwa bantuan ini merupakan hasil gerakan solidaritas dari seluruh unsur Bawaslu di Indonesia.
“Semoga dana ini dapat sedikit meringankan beban keluarga. Meskipun nilainya tidak sebanding dengan kehilangan nyawa seseorang, kami akan terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Hadir pula Anggota Bawaslu RI, Dr. Puadi, S.Pd., MM., Bidang Penanganan Pelanggaran dan Data, bersama Ibu PKK. Ia menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu RI merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan kepada penyelenggara pemilu yang gugur dalam tugas negara.
“Ini adalah kewajiban kami untuk memberi perhatian dan apresiasi atas tugas berat yang mereka jalankan. Kami ingin memastikan perhatian dan silaturahmi ini terus terjaga, serta komunikasi dengan keluarga tidak terputus ke depan,” ujar Puadi.










