Baru Kering Terendam Lagi di Bima, Warga Bilang: Air Datang Kayak Dikejar Setan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima kembali dilanda banjir susulan. Setelah sehari sebelumnya hanya satu kecamatan yang terendam, kini dua kecamatan sekaligus di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, kembali porak-poranda akibat hujan deras disertai angin kencang dan petir pada Kamis (6/11/2025) siang. Warga yang baru sempat mengeringkan rumah, kini lagi-lagi harus pasrah ketika air bah datang secepat kilat membanjiri pemukiman.

SUMBAWAPOST.com, Bima- Cuaca ekstrem kembali menggila di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang mengguyur wilayah setempat sejak Kamis (6/11) siang membuat dua kecamatan porak-poranda. Dalam waktu tak sampai dua jam dari pukul 13.30 hingga 14.55 WITA air bah datang menerjang, merendam ratusan rumah dan merusak sejumlah fasilitas umum.

“Air datang kayak dikejar setan, cepat sekali naiknya,” ujar salah satu warga Desa Monggo dengan nada panik.

Baca Juga :  Rp19 Miliar APBD NTB ‘Kabur’ dari Jalan Lenangguar-Lunyuk, DPRD Desak Kontraktor Bertanggung Jawab

Menurut laporan Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB, bencana ini melanda dua wilayah sekaligus yakni Kecamatan Sanggar dan Kecamatan Madapangga. Di Sanggar, genangan terjadi di Desa Boro, Kore, dan Sandue. Sementara di Madapangga yang baru saja dilanda banjir sehari sebelumnya (Rabu, 5/11) air kembali naik dan menggenangi Desa Monggo, Ncandi, Dena, dan Bolo.

Penyebabnya diduga karena curah hujan tinggi sejak siang hari yang memicu luapan air dari pegunungan. Drainase tak mampu menampung derasnya aliran air, sehingga kampung warga berubah jadi lautan mendadak.

“Data sementara dari BPBD mencatat di Desa Monggo 580 rumah terendam, 580 KK atau 1.798 jiwa terdampak. Tiga sekolah, satu mushalla, dan satu hektare sawah ikut rusak. Desa Ncandi sebanyak 28 rumah dan dua sekolah (SDN Impres Ncandi dan TK Mudah Bestari) terendam, 87 jiwa terdampak, serta kantor desa ikut kebanjiran. Desa Dena sebanyak 35 rumah dan satu unit penggilingan padi terdampak. Untuk Desa Bolo Pohon tumbang sempat menutup jalan utama, tapi sudah dibersihkan petugas, sementara di Kecamatan sanggar yakni Desa Boro Empat rumah rusak, satu rumah roboh sebagian. Desa Kore akibat banjir Jembatan darurat ambruk diterjang arus,”tulis laporan BPBD NTB melalui Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB.

Baca Juga :  Bukan Jual Kue, Tiga Wanita di Bima Kepergok Dagang Ribuan Pil Tramadol dan THD

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bima, BPBD NTB, TNI/Polri, pemerintah kecamatan, dan relawan bergerak cepat melakukan penanganan dan pendataan di lokasi. Sementara tim logistik BPBD Provinsi NTB sedang menuju daerah terdampak untuk menyalurkan bantuan darurat.

Kabar baiknya, kondisi terkini sudah mulai kondusif. Air perlahan surut, warga bergotong royong membersihkan lumpur, dan lalu lintas kembali lancar.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru