Mutasi 264 Perwira Polri, Wakapolda NTB hingga Kapolres Dompu Berganti

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

mutasi dan Rotasi Jabatan di Lingkungan Polri. Sebanyak 264 Perwira Dimutasi pada November 2026, Termasuk Jabatan Wakapolda NTB dan Kapolres Dompu.

mutasi dan Rotasi Jabatan di Lingkungan Polri. Sebanyak 264 Perwira Dimutasi pada November 2026, Termasuk Jabatan Wakapolda NTB dan Kapolres Dompu.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Mutasi besar-besaran kembali bergulir di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebanyak 264 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) mengalami mutasi dan rotasi jabatan pada November 2026. Pergeseran tersebut turut menyasar sejumlah posisi strategis di Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk Wakapolda NTB dan Kapolres Dompu.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026. Dari total 264 personel yang masuk dalam daftar mutasi, sebanyak 224 personel berada dalam kategori promosi dan flat.

Di lingkungan Polda NTB, Wakapolda Brigjen Pol Hari Nugroho mendapat penugasan baru sebagai Penata Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II Stamaops Polri. Posisi yang ditinggalkannya selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol Harry Kurniawan.

Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolda NTB, Harry Kurniawan menjabat Auditor Sispamobvitnas Utama Tingkat II Baharkam Polri.

Mutasi juga menyasar jabatan Kapolres Dompu. AKBP Sodikin Fahrojin Nur mendapat penugasan baru sebagai Kasubbagrenpers Bagren Rojianstra SSDM Polri.

Posisi Kapolres Dompu selanjutnya diisi AKBP Akta Wijaya Pramasakti. Sebelumnya, Akta menjabat Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid membenarkan adanya pergantian sejumlah pejabat tersebut. “Iya benar,” ujarnya, Selasa (4/11/2026).

Baca Juga :  Aksi Heroik Polsek Sekotong, Babinsa dan Warga Saat Selamatkan Turis Asing Dari Maut

Secara nasional, mutasi kali ini mencakup berbagai jenjang kepangkatan, mulai dari Perwira Tinggi hingga Perwira Menengah. Pergeseran jabatan meliputi posisi strategis di Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.

Di tingkat Mabes Polri, jabatan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri dipercayakan kepada Kombes Pol Gatot Sujono, S.I.K. Sementara jabatan Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri dijabat Kombes Pol Teguh Wibowo, S.I.K.

Mutasi juga mencakup promosi pada jenjang Irjen Pol, Brigjen Pol, hingga Kombes Pol, termasuk penyesuaian nivelering jabatan. Pergantian turut menyasar posisi pimpinan kepolisian di daerah, seperti Kapolrestabes, Kapolrestro, dan Kapolresta.

Selain itu, Polri memberikan promosi jabatan kepada dua personel Polisi Wanita (Polwan). Masing-masing satu personel memperoleh promosi pada jenjang Brigjen Pol dan satu personel pada jenjang Kombes Pol.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran kepemimpinan di lingkungan Polri.

Baca Juga :  Sembilan Pelaku Ditetapkan Tersangka, Begini Kronologi Kasus Pemerkosaan Siswi SMP di Lombok Tengah

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri. Hal ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal, seiring dengan perkembangan tantangan tugas Polri yang semakin kompleks,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menyelesaikan tugas sebelumnya. Kepada pejabat yang mendapat amanah baru, ia berharap agar segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

“Kepada pejabat yang telah menyelesaikan tugas pada jabatan sebelumnya, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian serta kontribusinya. Sementara kepada pejabat yang mendapatkan amanah baru, kami berharap dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik lingkungan tugas, serta melanjutkan program dan kebijakan yang telah berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan profesionalisme serta integritas. Para pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang responsif, adaptif, dan solutif.

“Yang terpenting adalah bagaimana setiap pejabat mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tutup Kadivhumas Polri.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat
Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya
7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola
7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA
Guru SD di Dompu Diduga Dianiaya, Pelaku Nyaris Jadi Sasaran Amarah Warga
Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Kapolda NTB Turun Langsung Gerebek Sarang Narkoba di Mataram, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita
800 Dataset NTB Terkoneksi ke Kemendagri, Persentase Integrasinya Tertinggi se-Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:04 WIB

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat

Rabu, 4 November 2026 - 19:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Wakapolda NTB hingga Kapolres Dompu Berganti

Rabu, 4 November 2026 - 17:55 WIB

Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 13:42 WIB

7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola

Rabu, 4 November 2026 - 13:16 WIB

7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA

Berita Terbaru