Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Bersama Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram dalam Kegiatan Penyerahan Beasiswa Kelapa kepada 100 Mahasiswa Penerima Bantuan Dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Bersama Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram dalam Kegiatan Penyerahan Beasiswa Kelapa kepada 100 Mahasiswa Penerima Bantuan Dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-Sebanyak 100 Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) penerima Beasiswa Kelapa didorong mengambil peran strategis dalam memajukan sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertanian modern melalui inovasi, penguasaan teknologi, dan kewirausahaan.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat penyerahan Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Unram di Aula Rektorat Unram, Mataram, Senin (2/11/2026).

Di hadapan para mahasiswa, Gubernur menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan finansial untuk menyelesaikan pendidikan. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menempa diri, membangun kedisiplinan, bekerja keras, dan mempersiapkan masa depan.

“Kalau kamu tidak bisa keras terhadap dirimu sendiri, nanti dunia yang akan keras terhadap kamu,” pesannya.

Gubernur berharap para penerima beasiswa mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan meningkatkan kedisiplinan, kerja keras, serta memiliki orientasi masa depan sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pendiri Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, atas kepeduliannya terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi di NTB.

Menurutnya, program beasiswa tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Pembangunan, kata Gubernur, membutuhkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

Selain menekankan pentingnya pendidikan dan kedisiplinan, Gubernur juga menyoroti tantangan regenerasi petani di NTB.

Ia mendorong mahasiswa Fakultas Pertanian Unram mengambil peran strategis dalam memperkuat sektor pertanian melalui inovasi, penguasaan teknologi, dan pengembangan kewirausahaan tani.

Menurutnya, pertanian modern tidak lagi hanya bertumpu pada pengolahan lahan secara konvensional. Sektor pertanian saat ini telah berkembang dan berkaitan erat dengan teknologi digital, manajemen bisnis, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Karena itu, mahasiswa pertanian diharapkan mampu menjadi motor penggerak modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah.

Generasi muda juga didorong untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang usaha dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Yayasan JHL Merah Putih Kasih atas penyaluran Beasiswa Kelapa Tahun 2026 kepada 100 mahasiswa Fakultas Pertanian Unram.

Ia menjelaskan, saat ini Unram menaungi sekitar 35.000 mahasiswa aktif. Lebih dari 40 persen di antaranya berada pada kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) rendah.

Bahkan, sekitar 900 mahasiswa mendapatkan pembebasan biaya kuliah secara penuh, termasuk 18 mahasiswa program studi kedokteran.

Unram, lanjutnya, terus berkomitmen memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai dukungan, mulai dari instrumen zakat BAZNAS, program orang tua asuh, hingga jejaring alumni.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Jelang Kunjungan Mendag, Disperindag NTB Siapkan Pasar Murah dan Bazar, 30 UMKM Diajak Berdialog
Cuma Gegara Ayam Aduan Rp3,5 Juta Diduga Hilang, Pemuda di Dompu Malah Kena Bacok
Tak Hanya di Kantor, Wakapolda NTB Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas di Bundaran Jempong
894 Pelaku Usaha Aktif di SIPLah NTB, Bank NTB Syariah Perkuat Transaksi Digital Pengadaan Sekolah
Disnakkeswan NTB Susun Grand Design Sapi Potong 2027-2037, 21 Isu Strategis Jadi Perhatian
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Senin, 2 November 2026 - 16:02 WIB

Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB

Senin, 2 November 2026 - 15:39 WIB

Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik

Senin, 2 November 2026 - 13:53 WIB

100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih

Senin, 2 November 2026 - 11:47 WIB

Jelang Kunjungan Mendag, Disperindag NTB Siapkan Pasar Murah dan Bazar, 30 UMKM Diajak Berdialog

Berita Terbaru