Cuma Gegara Ayam Aduan Rp3,5 Juta Diduga Hilang, Pemuda di Dompu Malah Kena Bacok

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 10:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Pembacokan Saat Menjalani Perawatan Medis Dengan Pengawasan Pihak Kepolisian.

Korban Pembacokan Saat Menjalani Perawatan Medis Dengan Pengawasan Pihak Kepolisian.

SUMBAWAPOST.com | ™ Dompu- Persoalan dugaan Kehilangan Ayam Aduan senilai Rp3,5 juta berujung aksi pembacokan di Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (26/10/2026) pagi.

Seorang pemuda berinisial R (22) mengalami luka robek pada pergelangan tangan kiri setelah diduga dibacok menggunakan parang oleh pria berinisial D (31). Insiden tersebut dipicu kecurigaan terduga pelaku terhadap korban yang diduga mengambil ayam aduan miliknya.

Akibat kejadian itu, korban harus dilarikan ke Puskesmas Kempo untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, polisi bergerak cepat mengamankan terduga pelaku beserta sebilah parang yang diduga digunakan dalam pembacokan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WITA. Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula ketika ayam aduan milik terduga pelaku diduga hilang. Ayam tersebut ditaksir memiliki nilai sekitar Rp3,5 juta.

Terduga pelaku kemudian memperoleh informasi dari tetangganya yang membuatnya mencurigai korban sebagai orang yang mengambil ayam tersebut.

Saat melihat korban berada di dalam sebuah mobil pick up, D menghentikan kendaraan dan menanyakan persoalan kehilangan ayam aduan itu. Namun, pembicaraan keduanya justru memanas hingga terjadi cekcok dan aksi saling pukul.

Baca Juga :  Patroli Dini Hari Polsek Kempo Amankan Dua Pelaku Pemalakan Sopir Truk Pasir di Dompu

Dalam situasi tersebut, terduga pelaku diduga mengeluarkan sebilah parang yang dibawanya, kemudian membacok pergelangan tangan kiri korban sebanyak satu kali.

Seorang saksi yang berada di lokasi kemudian melerai keduanya. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kempo untuk mendapatkan pertolongan medis.

Mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, langsung memerintahkan anggotanya untuk mengamankan terduga pelaku.

Respons cepat polisi membuahkan hasil. Sekitar 20 menit setelah kejadian, tepatnya pukul 07.50 WITA, personel Polsek Kempo berhasil mengamankan D di rumahnya. Polisi juga menyita sebilah parang yang diduga digunakan dalam aksi pembacokan tersebut.

Kapolsek Kempo IPTU Agustamin, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil tindakan setelah menerima laporan kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan terduga pelaku dan barang bukti sekaligus mencegah gangguan keamanan lanjutan.

“Kami telah mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang. Saat ini, yang bersangkutan berada di Polsek Kempo untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga memastikan bahwa korban telah dibawa untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Baca Juga :  Laporan Masuk Sejak April 2024, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Dewan Dompu Masih Tahap Penyelidikan

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan melalui tindakan kekerasan, termasuk ketika menghadapi dugaan kehilangan barang maupun perselisihan pribadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri. Apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara profesional sesuai hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas respons cepat personel Polsek Kempo dalam mengamankan terduga pelaku dan barang bukti setelah kejadian dilaporkan.

“Setiap tindak pidana yang melibatkan kekerasan akan ditangani sesuai prosedur hukum. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mengambil tindakan sendiri, serta menyerahkan penyelesaian setiap persoalan kepada pihak berwenang,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi akibat persoalan pribadi maupun kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan tindak pidana.

Polres Dompu berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai ketentuan hukum, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Dompu.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Jelang Kunjungan Mendag, Disperindag NTB Siapkan Pasar Murah dan Bazar, 30 UMKM Diajak Berdialog
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Senin, 2 November 2026 - 16:02 WIB

Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB

Berita Terbaru