Gubernur NTB Tetapkan Mekarsari Jadi Prioritas Desa Berdaya, Jalan Rusak dan Kemiskinan Ekstrem Jadi Fokus

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal berdialog dengan warga Desa Mekarsari terkait perbaikan infrastruktur jalan, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pengembangan potensi ekonomi Desa.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal berdialog dengan warga Desa Mekarsari terkait perbaikan infrastruktur jalan, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pengembangan potensi ekonomi Desa.

SUMBAWAPOST.com|™ Lombok Barat- Pemerintah Provinsi NTB menetapkan Desa Mekarsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat sebagai salah satu lokasi prioritas Program Desa Berdaya Transformatif. Program unggulan ini difokuskan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi desa.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal saat melakukan kunjungan kerja bersama Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Ketua BAZNAS NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, serta sejumlah kepala perangkat daerah, Kamis (25/6/2026).

Desa Mekarsari dikenal sebagai sentra agroforestri dengan komoditas unggulan berupa durian, kelapa, dan nira. Namun besarnya potensi ekonomi tersebut masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga kemiskinan ekstrem.

Dalam dialog bersama masyarakat, persoalan jalan rusak menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga. Infrastruktur yang belum memadai dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan distribusi hasil perkebunan.

“Persoalan yang memberikan dampak sangat besar bagi masyarakat adalah akses jalan. Kita akan pikirkan secara serius dan mencari solusi terbaik agar dalam satu tahun ke depan akses jalan menuju wilayah ini dapat terselesaikan,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Menurutnya, pembangunan jalan akan membuka akses ekonomi yang lebih luas dan meningkatkan nilai jual hasil pertanian masyarakat.

Selain persoalan infrastruktur, Pemerintah Provinsi NTB juga menargetkan percepatan pengurangan angka kemiskinan ekstrem di Desa Mekarsari. Berdasarkan data yang dihimpun, masih terdapat 134 warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.

Melalui Program Desa Berdaya Transformatif, pemerintah akan melakukan intervensi terpadu yang melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dunia usaha, perbankan, BUMN, hingga organisasi sosial.

Program tersebut mencakup bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, pendampingan masyarakat, hingga penguatan ekonomi keluarga.

Potensi nira juga menjadi perhatian khusus Gubernur. Menurutnya, produk tersebut memiliki peluang ekonomi yang jauh lebih besar apabila diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Produk nira segar memiliki peluang ekonomi yang jauh lebih besar. Jika dikelola dengan baik, hasil yang diterima masyarakat bisa meningkat berkali-kali lipat dibandingkan hanya menjualnya dalam bentuk gula merah,” katanya.

Baca Juga :  Honorer 518 Tolak Pesangon, Minta Diakomodir Kembali dalam APBD Perubahan NTB

Gubernur juga mendorong pengelolaan air bersih melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar pelayanan kepada masyarakat lebih berkelanjutan.

Di bidang kesehatan, Desa Mekarsari mendapat apresiasi karena saat ini tidak memiliki kasus stunting. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa.

Kepala Desa Mekarsari, Faizul Bayani, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi NTB terhadap desanya.

Ia berharap dukungan terhadap pembangunan jalan, listrik, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat terus ditingkatkan agar kesejahteraan warga semakin meningkat.

Melalui Program Desa Berdaya Transformatif, Pemerintah Provinsi NTB optimistis Desa Mekarsari dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru