Gubernur Iqbal dan BRIN Sepakat Perkuat Riset Air Bersih, Perikanan, dan Ketahanan Pangan NTB

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB saat melakukan audiensi dengan Kepala BRIN di Jakarta guna membahas penguatan riset strategis bidang air bersih, perikanan, dan ketahanan pangan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB saat melakukan audiensi dengan Kepala BRIN di Jakarta guna membahas penguatan riset strategis bidang air bersih, perikanan, dan ketahanan pangan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memperkuat langkah pembangunan berbasis riset dan inovasi melalui kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kesepakatan tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta pada Senin (15/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk mendorong dukungan penelitian terhadap sejumlah sektor prioritas yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas ESDM NTB, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB, Kepala Dinas PUPRPKP NTB, serta Kepala Kantor Penghubung Provinsi NTB.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menyampaikan tiga sektor utama yang menjadi fokus kolaborasi antara Pemprov NTB dan BRIN, yakni penyediaan air bersih, pengembangan sektor perikanan, serta penguatan ketahanan pangan melalui hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Pada sektor penyediaan air bersih, Pemprov NTB mengusulkan penelitian sumber daya air tanah nonkonvensional dengan memanfaatkan teknologi isotop dan citra satelit untuk mengidentifikasi potensi sumber air baru. Upaya ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama di kawasan selatan Pulau Lombok, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, serta wilayah selatan Pulau Sumbawa.

Baca Juga :  Bulog Bima Gaspol Salurkan Beras SPHP, Satgas Pangan Kawal Ketat dari Gudang ke Rakyat

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga mendorong dukungan riset di bidang perikanan, khususnya pengembangan teknologi budidaya dan sistem bioflok guna meningkatkan produktivitas sektor perikanan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara pada sektor ketahanan pangan, hilirisasi jagung dan pengembangan tanaman kelor menjadi agenda strategis yang diusulkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendukung kemandirian pangan daerah.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kepala BRIN menyatakan dukungannya terhadap program prioritas yang diajukan Pemerintah Provinsi NTB.

“BRIN siap mendukung pengembangan riset pada tema-tema prioritas yang disampaikan Pemerintah Provinsi NTB. Kami akan segera melakukan koordinasi dan kunjungan lapangan untuk menyiapkan langkah tindak lanjut yang terukur,” ujar Kepala BRIN.

Baca Juga :  Bencana Tak Bisa Dihentikan, Tapi Bisa ‘Ditekuk’, Gubernur NTB Ajak Warga Siaga Total di HKB 2026

Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, BRIN akan melakukan kajian lapangan, menyusun peta jalan penelitian, serta merancang program riset jangka pendek, menengah, dan panjang yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Gubernur Iqbal berharap kolaborasi antara BRIN dan Pemprov NTB tidak hanya menghasilkan rekomendasi akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat berbagai program strategis daerah, termasuk Program Desa Berdaya di 106 desa, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, dan mempercepat pembangunan NTB yang berkelanjutan,” demikian harapan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan BRIN diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan inovasi yang aplikatif, mempercepat pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, serta mendukung terwujudnya NTB yang maju, tangguh, dan berdaya saing.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru