Wali Kota Bima Ultimatum Pangkalan LPG, Gas 3 Kg Dilarang Dijual di Kios dan Pengecer

Avatar

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin memimpin rapat koordinasi stabilitas distribusi LPG 3 Kg bersama Forkopimda, camat, lurah, dan OPD di Aula Maja Labo Dahu Kota Bima.

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin memimpin rapat koordinasi stabilitas distribusi LPG 3 Kg bersama Forkopimda, camat, lurah, dan OPD di Aula Maja Labo Dahu Kota Bima.

SUMBAWAPOST.com | Kota Bima- Pemerintah Kota Bima mengambil langkah tegas menyikapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 kilogram bersubsidi. Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pangkalan agar tidak menyalurkan gas subsidi melalui kios maupun pengecer.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Stabilitas Pendistribusian LPG 3 Kilogram di Aula Maja Labo Dahu Kantor Pemerintah Kota Bima, Senin (15/6/2026). Rapat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut Rahman, persoalan LPG bersubsidi saat ini menjadi perhatian serius masyarakat. Selain ramai diperbincangkan di media sosial, kelangkaan dan mahalnya harga LPG juga menjadi salah satu tuntutan yang disuarakan mahasiswa dalam berbagai aksi penyampaian aspirasi.

Baca Juga :  Wagub Umi Dinda Serukan Persatuan: Stop Ribut, Saatnya Bangun NTB

“Rapat ini bukan hanya menjawab keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas LPG, tetapi juga menindaklanjuti aspirasi mahasiswa terkait kelangkaan dan tingginya harga LPG di lapangan,” kata Rahman.

Ia menegaskan bahwa pengawasan distribusi LPG tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan maupun Bagian Ekonomi. Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat kelurahan harus terlibat untuk memastikan distribusi gas bersubsidi tepat sasaran.

Karena itu, Rahman meminta Babinsa dan Bhabinkamtibmas ikut aktif melakukan pengawasan di wilayah masing-masing. Camat, lurah, RT, hingga RW juga diminta memperketat pemantauan terhadap pangkalan yang diduga menyalurkan LPG kepada pengecer.

“Tidak boleh ada gas LPG 3 kilogram di pengecer atau kios-kios. Distribusi harus dari agen ke pangkalan, lalu langsung kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Data Pemerintah Kota Bima menunjukkan terdapat 349 pangkalan LPG yang tersebar di seluruh wilayah kota. Meski terjadi pengurangan kuota pasokan dari Pertamina pada tahun ini, pemerintah menilai stok LPG masih tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat apabila distribusi berjalan sesuai aturan.

Pemerintah Kota Bima berkomitmen meningkatkan pengawasan di tingkat pangkalan dalam waktu dekat guna menutup celah penyimpangan distribusi serta mencegah praktik penjualan melalui pengecer.

Langkah tersebut diharapkan mampu menstabilkan harga LPG 3 kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sekaligus menjamin ketersediaan pasokan bagi masyarakat yang berhak menerima manfaat subsidi pemerintah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Lautan Manusia Padati Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Antusiasme Warga Buktikan Cinta Al-Qur’an
Harga LPG 3 Kg di Kota Bima Tembus Rp50 Ribu, Pemkot, Polisi dan TNI Perketat Pengawasan Distribusi
Polisi Dalami Peran 9 Terduga Pelaku Narkoba di Kumbe, Jaringan Peredaran Masih Dikembangkan
Polres Bima Kota Gerebek Kampung Narkoba Kumbe, 9 Terduga Pelaku Diciduk dan Sabu Disita
Terungkap! LPG 3 Kg Subsidi Diduga Dijual ke Pengecer, DPRD Kota Bima Minta Pangkalan Bermasalah Ditindak
Harga LPG 3 Kg di Kota Bima Tembus Rp50 Ribu, DPRD Murka Dan Minta Distribusi Bersubsidi Diusut
Pemprov NTB Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan di Atas 5 Tahun Diputihkan
Berjuang Lebih dari Dua Tahun, Tim Fahmil Putri Lombok Timur Sabet Juara MTQ XXXI NTB
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:22 WIB

Lautan Manusia Padati Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Antusiasme Warga Buktikan Cinta Al-Qur’an

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kota Bima Tembus Rp50 Ribu, Pemkot, Polisi dan TNI Perketat Pengawasan Distribusi

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Wali Kota Bima Ultimatum Pangkalan LPG, Gas 3 Kg Dilarang Dijual di Kios dan Pengecer

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Polisi Dalami Peran 9 Terduga Pelaku Narkoba di Kumbe, Jaringan Peredaran Masih Dikembangkan

Senin, 15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polres Bima Kota Gerebek Kampung Narkoba Kumbe, 9 Terduga Pelaku Diciduk dan Sabu Disita

Berita Terbaru