SUMBAWAPOST.com| Lombok Timur- Kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah akhirnya mengantarkan tim Fahmil Al-Qur’an Putri Kabupaten Lombok Timur meraih hasil gemilang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.
Pada babak final yang berlangsung di Lombok Tengah, Minggu (14/6/2026), regu FQ003 asal Lombok Timur tampil sebagai peraih nilai tertinggi dengan skor 1.250 poin, sekaligus memastikan diri menjadi yang terbaik pada cabang Fahmil Al-Qur’an Putri.
Persaingan berlangsung ketat hingga akhir perlombaan. Regu FQ0019 dari Kabupaten Sumbawa Barat menempati posisi kedua dengan perolehan 1.025 poin, sementara regu FQ0007 dari Kabupaten Lombok Tengah berada di posisi ketiga dengan raihan 375 poin.
Keberhasilan tim Lombok Timur tidak diraih secara instan. Di balik kemenangan tersebut, tersimpan perjuangan panjang yang telah mereka jalani selama lebih dari dua tahun melalui proses belajar dan latihan yang berkesinambungan.
Salah seorang anggota tim, Salwa, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraih bersama dua rekannya, Yusi dan Nafila. Ia mengatakan pengalaman mengikuti Fahmil Al-Qur’an pada tahun sebelumnya menjadi motivasi besar untuk terus memperbaiki kemampuan dan meningkatkan persiapan.
“Bahagia banget karena tahun kemarin kami juga sempat ikut Fahmil dan qadarullah mendapat Harapan I. Setelah berjuang selama lebih dari dua tahun mencari referensi soal dan terus belajar, alhamdulillah kali ini kami bisa meraih hasil terbaik,” ujar Salwa.
Peserta yang berasal dari SMP IT Dhiaul Fikri Sukarara, Lombok Timur tersebut menjelaskan bahwa salah satu strategi yang mereka terapkan selama persiapan adalah memperluas referensi materi dan tidak terpaku pada satu sumber pembelajaran.
Menurutnya, semakin banyak referensi yang dipelajari, semakin besar peluang peserta memahami berbagai kemungkinan soal yang akan muncul saat perlombaan berlangsung.
“Kalau diberikan referensi soal, jangan hanya belajar dari satu paket. Ambil dan pelajari sebanyak mungkin referensi karena soal yang keluar bisa berasal dari berbagai sumber,” katanya.
Salwa menilai keberhasilan timnya juga tidak lepas dari kekompakan, kedisiplinan, dan komitmen untuk terus belajar bersama. Ia meyakini bahwa proses yang panjang dan konsisten menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan pada cabang Fahmil Al-Qur’an yang membutuhkan kecepatan berpikir dan ketepatan menjawab.
Ia pun memberikan motivasi kepada generasi muda yang ingin mengikuti cabang Fahmil Al-Qur’an agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.
“Untuk teman-teman yang ingin ikut lomba, tetap semangat, terus belajar, dan jangan menyerah walaupun pernah kalah. Jadikan pengalaman itu sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik,” pesannya.
Cabang Fahmil Al-Qur’an menjadi salah satu cabang yang paling menarik perhatian dalam MTQ XXXI NTB karena tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam memahami Al-Qur’an dan ilmu keislaman, tetapi juga melatih kecerdasan, kerja sama tim, konsentrasi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam tekanan waktu.
Prestasi yang diraih tim Fahmil Putri Lombok Timur diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi Qur’ani NTB untuk terus belajar, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah pada ajang yang lebih tinggi di masa mendatang.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










