Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi muda DPRemaja 4.0 memaparkan hasil temuan lapangan terkait masifnya iklan rokok yang masih terpasang di sekitar sekolah dalam acara The Unpopular Fest 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Delegasi muda DPRemaja 4.0 memaparkan hasil temuan lapangan terkait masifnya iklan rokok yang masih terpasang di sekitar sekolah dalam acara The Unpopular Fest 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta- Delegasi muda Dewan Perwakilan Remaja (DPRemaja) 4.0 mengungkap temuan masifnya iklan rokok yang masih berada di sekitar lingkungan sekolah di sejumlah daerah di Indonesia.

Temuan tersebut dipaparkan dalam kegiatan The Unpopular Fest 2026 yang digelar Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Hasil pemetaan lapangan menunjukkan masih banyak iklan rokok yang dipasang dalam radius kurang dari 500 meter dari satuan pendidikan, meskipun aturan nasional telah melarang praktik tersebut.

Di Kabupaten Lombok Utara ditemukan 354 titik iklan rokok pada tiga kecamatan, yakni Bayan, Pemenang, dan Tanjung. Sebanyak 314 iklan atau 88,7 persen berada dalam radius kurang dari 500 meter dari sekolah.

Temuan tersebut berdampak pada sekitar 29.591 siswa yang terpapar promosi rokok setiap hari. Selain itu, tercatat 29.784 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah tersebut.

Sementara di Kota Semarang ditemukan 375 titik iklan rokok di tiga kecamatan. Sebanyak 364 iklan atau 97 persen berada dalam radius kurang dari 500 meter dari sekolah. Sedikitnya 74.578 siswa terpapar promosi rokok setiap hari.

Adapun di Jakarta, ditemukan 254 titik iklan rokok di Kecamatan Cilincing, Matraman, dan Tanah Abang dengan jumlah anak yang terpapar mencapai 86.541 orang.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah penegakan hukum terhadap regulasi yang telah ada.

“Tantangan kita sangat serius karena data terbaru menunjukkan 7,4 persen anak Indonesia sudah menjadi perokok aktif, ditambah tren rokok elektrik yang naik signifikan di kalangan remaja. Per Juli 2025, memang tinggal 23 kabupaten/kota yang belum merampungkan Perda KTR, artinya 96 persen daerah sudah punya aturan tertulis. Namun, tantangan terbesarnya ada pada penegakan hukum dan pengawasan di lapangan,” tegas Bima Arya. Kamis (11/6/2026).

Baca Juga :  Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya

Ia menambahkan bahwa isu pengendalian rokok harus menjadi agenda penting dalam upaya melindungi kualitas hidup generasi muda Indonesia.

“Tugas kita hari ini adalah membuat isu yang tidak populer ini menjadi populer karena urgensinya sangat penting bagi perlindungan generasi masa depan,” ujarnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru