Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eceng gondok yang tumbuh di kawasan Bendungan Batujai, Lombok Tengah, menjadi perhatian dalam pengembangan ekonomi hijau NTB. Tanaman yang selama ini dianggap mengganggu ekosistem perairan tersebut kini didorong untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah dan berorientasi ekspor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Eceng gondok yang tumbuh di kawasan Bendungan Batujai, Lombok Tengah, menjadi perhatian dalam pengembangan ekonomi hijau NTB. Tanaman yang selama ini dianggap mengganggu ekosistem perairan tersebut kini didorong untuk diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah dan berorientasi ekspor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Tanaman eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu tantangan lingkungan di kawasan Bendungan Batujai, Lombok Tengah, kini dilirik sebagai sumber ekonomi baru yang berpotensi menembus pasar ekspor.

Peluang tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB dengan manajemen PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN) bersama ODISI Wilderness North Group Company di Kantor Disperindag NTB, Senin (8/6/2026).

Kepala Disperindag NTB, Lalu Wiranata, S.IP., MA., didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN), Dr. Hj. Aryanti Dwiyani, S.Pt., M.Pd., serta Analis Perdagangan Ahli Muda, Rachmat Wira Putra, menerima langsung kunjungan tersebut.

Dalam diskusi tersebut, Disperindag NTB mendorong pengembangan rantai industri berbasis eceng gondok, mulai dari bahan baku kerajinan, furnitur, produk dekorasi, material ramah lingkungan, hingga produk serat alami yang memiliki peluang besar memasuki pasar ekspor.

Tanaman air yang selama ini tumbuh cukup masif di Bendungan Batujai dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Muat Kayu Ilegal, Polres Bima Tetapkan Seorang Perempuan dan Dua Pria Jadi Tersangka

Selain membantu menjaga fungsi dan estetika bendungan, pemanfaatan eceng gondok juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan bendungan.

Kepala Disperindag NTB menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak selalu harus dipandang sebagai hambatan, tetapi dapat diubah menjadi peluang ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Permasalahan lingkungan dapat diubah menjadi peluang ekonomi. Dengan inovasi dan kolaborasi yang tepat, eceng gondok yang selama ini dianggap hama dapat menjadi bahan baku produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi dan berorientasi ekspor,” ungkap Kepala Disperindag NTB.

Menurutnya, potensi eceng gondok sangat besar apabila dikelola secara terintegrasi melalui pengembangan industri kreatif dan industri pengolahan berbasis sumber daya lokal.

Pihak PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pendekatan yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Nadirah Tegaskan Aplikator Online Wajib Patuhi Aturan, DPRD NTB Siap Libas yang Bandel

“Kami berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pendekatan yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar perwakilan PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company.

Melalui pengembangan industri berbasis eceng gondok, NTB diharapkan mampu menghadirkan model pembangunan yang tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

Produk-produk berbahan dasar eceng gondok seperti kerajinan tangan, furnitur, dekorasi rumah, material ramah lingkungan, hingga serat alami memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional maupun internasional.

Dengan pengelolaan yang tepat, eceng gondok yang selama ini dianggap sebagai gulma perairan dapat berubah menjadi komoditas unggulan baru NTB yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di kawasan Bendungan Batujai.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Polisi Dalami Peran 9 Terduga Pelaku Narkoba di Kumbe, Jaringan Peredaran Masih Dikembangkan
Polres Bima Kota Gerebek Kampung Narkoba Kumbe, 9 Terduga Pelaku Diciduk dan Sabu Disita
Pemprov NTB Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan di Atas 5 Tahun Diputihkan
Berjuang Lebih dari Dua Tahun, Tim Fahmil Putri Lombok Timur Sabet Juara MTQ XXXI NTB
Tiga Qari’ah Terbaik Melaju ke Final Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXI NTB, Bima, Lombok Timur dan Lombok Tengah Siap Berebut Gelar Juara
Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB, Tim Gabungan Tiga Pesantren Bidik Prestasi Nasional
MTQ XXXI NTB Dongkrak Omzet UMKM, Pedagang Raup Pendapatan Hingga Rp700 Ribu per Hari
Babak Final MTQ XXXI NTB Dimulai, Finalis Terbaik dari 10 Daerah Siap Berebut Gelar Juara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Polisi Dalami Peran 9 Terduga Pelaku Narkoba di Kumbe, Jaringan Peredaran Masih Dikembangkan

Senin, 15 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polres Bima Kota Gerebek Kampung Narkoba Kumbe, 9 Terduga Pelaku Diciduk dan Sabu Disita

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:09 WIB

Pemprov NTB Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan di Atas 5 Tahun Diputihkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:59 WIB

Berjuang Lebih dari Dua Tahun, Tim Fahmil Putri Lombok Timur Sabet Juara MTQ XXXI NTB

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:40 WIB

Tiga Qari’ah Terbaik Melaju ke Final Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXI NTB, Bima, Lombok Timur dan Lombok Tengah Siap Berebut Gelar Juara

Berita Terbaru