SUMBAWAPOST.com | Mataram-Bendungan Batujai di Kabupaten Lombok Tengah diproyeksikan menjadi hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia. Proyek strategis tersebut dibahas dalam pertemuan antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB dengan manajemen PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN) bersama ODISI Wilderness North Group Company di Kantor Disperindag NTB, Senin (8/6/2026).
Kepala Disperindag NTB, Lalu Wiranata, S.IP., MA., didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN), Dr. Hj. Aryanti Dwiyani, S.Pt., M.Pd., serta Analis Perdagangan Ahli Muda, Rachmat Wira Putra, menerima langsung kunjungan tersebut.
Dalam paparannya, pihak PT AMAN menyampaikan perkembangan pengembangan Bendungan Batujai yang telah ditetapkan sebagai lokasi strategis pengoperasian seaplane. Rencana tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Pada tahap awal, investor menargetkan pengoperasian dua unit seaplane yang akan didukung pembangunan hanggar dan fasilitas pendukung lainnya dengan nilai investasi mencapai Rp450 miliar.
Presiden Direktur PT AMAN, Michael Nicholas, menjelaskan bahwa pengembangan konektivitas berbasis seaplane di NTB diharapkan mampu mempercepat akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan, meningkatkan mobilitas wisatawan premium, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
“Pengembangan konektivitas berbasis seaplane di NTB kami harapkan dapat mempercepat akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan, meningkatkan mobilitas wisatawan premium, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal,” ujar Michael Nicholas.
PT AMAN sendiri merupakan perusahaan penerbangan Indonesia yang beroperasi sebagai AmanAir dan didukung pengalaman operasional penerbangan dari Wilderness North Group of Companies yang berbasis di Kanada.
Kepala Disperindag NTB menyambut baik perkembangan proyek tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat daya saing daerah melalui pengembangan industri berbasis potensi lokal dan peningkatan konektivitas antarwilayah.
“Kami menyambut baik rencana pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia. Ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat konektivitas dan sektor pariwisata NTB, tetapi juga berpotensi membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan,” ungkap Lalu Wiranata.
Menurutnya, proyek tersebut menjadi salah satu peluang besar bagi NTB untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan nasional yang didukung infrastruktur transportasi modern dan berdaya saing.
Pihak PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pendekatan yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
“Kami berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pendekatan yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tegas perwakilan PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company.
Melalui pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia, NTB diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardestinasi wisata sekaligus meningkatkan daya saing daerah di sektor pariwisata dan investasi.
Selain menjadi pusat operasional seaplane, proyek ini juga diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar kawasan Bendungan Batujai dan Lombok Tengah secara umum.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










