KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU NTB, Agus Hilman, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Kantor KPU NTB, Mataram.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU NTB, Agus Hilman, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Kantor KPU NTB, Mataram.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tahun ini, KPU NTB menyembelih dua ekor sapi yang dilaksanakan di halaman Kantor KPU NTB, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan kurban tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan yang secara konsisten dilaksanakan KPU NTB sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU NTB, Agus Hilman, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena KPU NTB kembali diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah kurban bersama pada tahun ini.

Baca Juga :  Hakim Isrin Ditunjuk Jadi Mediator Gugatan Rp105 Miliar Fihirudin Terhadap Pimpinan DPRD NTB

Menurut Agus Hilman, pelaksanaan kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah dan spiritual kepada Allah SWT, tetapi juga mengandung makna sosial yang sangat besar karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa hakikat kurban bukan terletak pada banyaknya daging atau darah hewan yang disembelih, melainkan pada nilai ketakwaan dan keikhlasan dari orang yang berkurban.

Baca Juga :  Inovasi dari Desa, IKM Lombok Barat Luncurkan Mesin Perajang Tembakau Tenaga Surya, Bukti Teknologi Tak Harus Mahal

“Yang terpenting adalah keikhlasan dan ketakwaan dalam menjalankan ibadah kurban,” ungkap Hilman.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, daging kurban yang telah disembelih kemudian didistribusikan kepada masyarakat di sekitar Kantor KPU NTB, panti asuhan, pemulung, petugas kebersihan, serta berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, KPU NTB berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kebersamaan yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB
PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga
Momentum Halal Bihalal Idul Adha, Harmoni Kepemimpinan Lombok Timur Tuai Apresiasi
Bahlil Lahadalia dan Sari Yuliati Salurkan Sapi Kurban untuk NTB, Golkar Potong Lima Ekor di Mataram
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Salurkan 39 Ekor Sapi Kurban untuk Lombok, Salah Satunya Berbobot Lebih dari Satu Ton
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:49 WIB

Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:55 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:55 WIB

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa Disiapkan di Bima, Jadi Harapan Baru Pemerataan Pendidikan NTB

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:04 WIB

KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

Berita Terbaru