Jejak Syamsuriansyah: Dosen, Pendiri Kampus, hingga Parlemen di Balik Universitas Bima Internasional MFH

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syamsuriansyah saat memberikan pemaparan terkait pengembangan Universitas Bima Internasional MFH sebagai kampus berorientasi global.

Syamsuriansyah saat memberikan pemaparan terkait pengembangan Universitas Bima Internasional MFH sebagai kampus berorientasi global.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Sosok Syamsuriansyah kian dikenal sebagai pionir dalam pengembangan pendidikan dan kelembagaan di Nusa Tenggara Barat. Melalui gagasan besar mendirikan Universitas Bima Internasional MFH, ia menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing global.

Pria kelahiran 1978 ini memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di bidang Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin, yang menjadi fondasi dalam kiprahnya di dunia pendidikan dan kesehatan.

“Pendidikan adalah Investasi jangka panjang. Kita tidak hanya mencetak lulusan, tetapi membangun Peradaban,” ujar Syamsuriansyah kepada media ini. Jum’at (24/4/2026).

Perjalanan karier Syamsuriansyah dimulai dari dunia Pendidikan sejak awal 2000-an. Ia pernah menjadi dosen di IKIP Mataram (2003-2012), mengajar di Sekolah Nusa Alam (2009-2016), serta menjadi pengajar di UNBIM hingga saat ini.  Selain itu, ia juga pernah mengabdikan diri sebagai guru di lingkungan PT Newmont (2007-2009).

Baca Juga :  Kisruh Wisata Ekas Akhirnya Damai di Lautan, PSOI Loteng dan Lotim Capai Kesepakatan Boatman

Langkah besarnya dimulai saat mendirikan BPTK MFH Mataram pada 2006, kemudian disusul Medika Cipta Mandiri (2008). Ia juga mendirikan Politeknik MFH Mataram yang dipimpinnya selama periode 2009-2024.
Puncaknya, pada 2025, ia mendirikan Universitas Bima Internasional MFH sebagai langkah strategis memperluas kontribusinya di bidang pendidikan tinggi.

“Lembaga pendidikan harus adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman, termasuk kebutuhan global,” katanya.

Tak hanya di tingkat nasional, kiprahnya juga menembus panggung Internasional. Ia dipercaya sebagai Presiden ASEAN Association of Schools of Medical Technology periode 2022-2024.

Selain itu, ia kini juga mengemban amanah sebagai anggota DPRD Lombok Barat periode 2024-2029, memperluas kontribusinya dalam kebijakan publik.

Atas dedikasi dan kontribusinya, Syamsuriansyah meraih berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Leadership and Transformative International Awards, International Research Collaboration Award, serta pengakuan sebagai salah satu dari 10 kader terbaik Nasional dari Partai Perindo.

Baca Juga :  Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Ia juga dikenal sebagai pembicara aktif dalam Forum Internasional dan pernah menjadi Guest Lecturer di berbagai Universitas luar Negeri.

“Penghargaan bukan tujuan utama, tetapi menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberi dampak lebih luas,” ujarnya.

Dengan rekam jejak panjang di Dunia Pendidikan, Organisasi Internasional, hingga politik, Syamsuriansyah dinilai sebagai figur yang mampu mengintegrasikan visi Akademik dengan Kepemimpinan strategis.

Kehadirannya melalui Universitas Bima Internasional MFH diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan Pendidikan Modern di Nusa Tenggara Barat (NTB), sekaligus membuka peluang generasi muda untuk bersaing di tingkat Global.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru