SUMBAWAPOST.com | Mataram- Komitmen menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak hanya berhenti di ruang kelas. Universitas 45 Mataram membuktikannya dengan membawa mahasiswa langsung ke lapangan melalui kunjungan audiensi strategis ke Persatuan Wartawan Indonesia Nusa Tenggara Barat (PWI NTB), Rabu (22/04/2026).
Rombongan dipimpin Dekan FISIPol Universitas 45 Mataram, Lalu Ahmad Rahmat, didampingi mahasiswa semester dua dan empat. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, bersama Sekretaris PWI NTB, Fachrul Mustafa, serta jajaran pengurus.
Dalam perspektif pendidikan dan pengajaran, kunjungan ini menjadi jembatan konkret antara teori dan praktik. Mahasiswa yang tengah menempuh mata kuliah Dasar-Dasar Jurnalistik dan Manajemen Komunikasi Organisasi diajak memahami langsung dinamika organisasi profesi di dunia nyata.
“Jadi langkah ini merupakan bentuk transformasi pendidikan agar mahasiswa tidak hanya menguasai materi secara tekstual, tetapi juga memiliki pengalaman empiris yang nantinya akan dituangkan dalam laporan hasil lapangan sebagai komponen penilaian UTS (Ujian Tengah Semester),” kata Rahmat usai pertemuan.
Tak hanya berhenti pada aspek pembelajaran, audiensi ini juga membuka ruang kolaborasi riset. Rahmat menilai interaksi langsung dengan insan pers menjadi peluang penting bagi civitas akademika untuk menggali kajian tentang manajemen komunikasi dan pola kerja media di era modern.
“Setelah pertemuan ini, kita (FISIPol) berencana akan melakukan kerja sama atau MoU. Universitas 45 Mataram ingin menghadirkan praktisi PWI ke dalam kampus untuk memperkuat kualitas riset dan literasi media mahasiswa agar lebih relevan dengan tantangan zaman,” jelasnya.
Pada dimensi pengabdian kepada masyarakat, sinergi ini diarahkan untuk mencetak jurnalis muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga beretika. Program magang dan keterlibatan mahasiswa di media anggota PWI diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus kontribusi nyata dalam menghadirkan informasi yang sehat bagi publik.
Di sisi lain, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, menyambut positif langkah akademisi tersebut. Ia menilai keterlibatan mahasiswa secara langsung di lingkungan organisasi pers merupakan langkah penting dalam membentuk pemahaman yang utuh tentang dunia jurnalistik.
“Kami dari PWI siap memfasilitasi kebutuhan data maupun ruang diskusi 24 jam bagi civitas akademika, termasuk rekan-rekan dari FISIPol Universitas 45 Mataram,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara kampus dan organisasi pers memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem media yang sehat dan profesional. PWI NTB, lanjutnya, berkomitmen untuk ikut membina calon jurnalis agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan mencerdaskan masyarakat.
Melalui rencana kerja sama yang akan diformalkan dalam nota kesepahaman (MoU), PWI NTB juga siap mengirimkan praktisi senior ke kampus sebagai instruktur praktik. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia industri media.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk segera menindaklanjuti kerja sama tersebut. PWI NTB memastikan pintu mereka selalu terbuka bagi mahasiswa yang ingin belajar, magang, maupun melakukan kegiatan akademik lainnya.
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi ideal antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus menjawab kebutuhan akan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap terjun di tengah dinamika media yang terus berkembang.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










