Mataram | SUMBAWAPOST.com- Sebanyak 800 wisatawan mancanegara bersama 465 kru kapal pesiar Viking Sky mengunjungi Lombok dan bersandar di Pelabuhan Gili Mas, Jumat pertama bulan suci Ramadhan. (20/2/2026).
Kedatangan ratusan turis internasional ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan wisata kapal pesiar yang terus menggeliat di Lombok. Kapal tersebut tiba dari Komodo dan dijadwalkan melanjutkan pelayaran ke Bali pada sore hari.
Agen pelayaran wisata La Lombok, Dewa Kuta, membenarkan kunjungan singkat tersebut.
“Kapal Pesiar dari Komodo sandar Labuhan Gili Mas Lembar. Tadi pagi. Rencananya nanti sore balik ke Bali. Mereka gak Nginap,” ujarnya.

Wisatawan yang datang berasal dari Australia, Amerika Serikat, Belanda, dan Italia, dengan jumlah terbanyak dari Amerika. Meski tidak menginap, para turis tetap memanfaatkan waktu singgah untuk menjelajahi sejumlah destinasi unggulan di Lombok.
Sebanyak 36 bus dikerahkan untuk mengangkut tamu menuju berbagai lokasi wisata, termasuk kawasan Islamic Center serta obyek wisata Narmada dan Lingsar. Untuk rute Narmada dan Lingsar, masing-masing bus mengangkut sekitar 30 hingga 38 penumpang.
Kunjungan 800 wisatawan mancanegara ini menambah daftar singgah kapal pesiar internasional di Lombok dan memperkuat daya tarik Pulau Seribu Masjid sebagai destinasi wisata kelas dunia, khususnya sektor wisata bahari.
Rombongan wisatawan disambut langsung oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Ketua Dekranasda Lobar Ayu Indra Rukmana Zaini serta Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Agus Gunawan.
“Ini adalah kunjungan kapal pesiar yang ke- 4 dari 24 kapal pesiar yang dijadwalkan tahun ini. Bahkan tadi dari pihak agen bisa menambahkan 5 kapal pesiar lagi, jadi tahun ini total kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Gili mas ada 30 kapal pesiar,” terang Kadisparekrafpora Agus Gunawan.
Tren kunjungan kapal pesiar di Pelabuhan Gili Mas memang terus meningkat. Pada 2024 tercatat 22 kapal dengan sekitar 70 ribu wisatawan. Tahun 2025 meningkat menjadi 24 kapal dengan 85 ribu wisatawan. Sementara pada 2026, jumlah kapal yang dijadwalkan sandar mencapai 25 kapal dan berpotensi bertambah menjadi 30 kapal.
Selain sektor pariwisata, kedatangan kapal pesiar juga membuka peluang besar bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal.
“Dampak yang kita harapkan dari kedatangan kapal pesiar ini, bagaimana kita menangkap peluang kedatangan kapal pesiar ini sebagai potensi pariwisata yang sangat potensial. Salah satunya dengan menjual ekraf kita, menjual obyek wisata kita dan menjual sapta pesona seperti itu,” ujarnya.
Pelabuhan Gili Mas telah dilengkapi layanan NTB Mall yang difasilitasi Pemprov NTB, serta ruang khusus bagi UMKM dan Dekranasda Lombok Barat untuk memamerkan produk unggulan seperti makanan olahan, kain, tas, dan mutiara khas Lombok Barat.
Kedatangan 800 wisatawan Viking Sky ini diharapkan semakin memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










