Reses di Kampus Bima-Dompu, Anggota DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Siap Perjuangkan Beasiswa S1-S3 dan Kesejahteraan Dosen

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil VI Pulau Sumbawa, Nadirah Al-Habsyi, SE, A.Kt saat menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Kampus STKIP Yapis Dompu, Kamis (5/2/2026). Dalam dialog bersama mahasiswa dan dosen, ia menyerap aspirasi terkait beasiswa S1-S3, kesejahteraan dosen, serta pemerataan sarana pendidikan tinggi di Pulau Sumbawa.

Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil VI Pulau Sumbawa, Nadirah Al-Habsyi, SE, A.Kt saat menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Kampus STKIP Yapis Dompu, Kamis (5/2/2026). Dalam dialog bersama mahasiswa dan dosen, ia menyerap aspirasi terkait beasiswa S1-S3, kesejahteraan dosen, serta pemerataan sarana pendidikan tinggi di Pulau Sumbawa.

SUMBAWAPOST.com| Dompu- Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Daerah Pemilihan (Dapil) VI Pulau Sumbawa, Nadirah Al-Habsyi, SE, A.Kt, menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yapis Dompu, Kamis (5/2/2026) pagi.

Reses di kampus Bima-Dompu tersebut menjadi momentum penting bagi Nadirah Al-Habsyi untuk menyerap langsung aspirasi mahasiswa, dosen, serta civitas akademika terkait penguatan sektor pendidikan tinggi di Pulau Sumbawa.

Kegiatan itu dihadiri unsur pimpinan STKIP Yapis Dompu, para dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa, serta puluhan civitas akademika lainnya. Forum dialog berlangsung terbuka dan interaktif.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa dan dosen menyampaikan sejumlah aspirasi strategis. Di antaranya penambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa dan dosen mulai dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3). Selain itu, civitas akademika juga mendorong perluasan akses lapangan pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggi agar mampu bersaing di dunia kerja.

Baca Juga :  Alarm Berbunyi, Pegawai KPU NTB Langsung Berlarian! Ternyata Ini yang Terjadi

Tak hanya soal beasiswa S1–S3, para dosen turut menyuarakan harapan agar pemerintah daerah dan provinsi dapat meningkatkan kesejahteraan melalui kenaikan tunjangan sertifikasi. Mereka juga meminta perhatian serius terhadap pemerataan sarana dan prasarana perguruan tinggi swasta di wilayah Pulau Sumbawa yang dinilai masih tertinggal dibanding daerah lain di NTB.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Nadirah Al-Habsyi yang juga merupakan Anggota Komisi V DPRD NTB yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh masukan tersebut ke tingkat pembahasan formal.

“Aspirasi ini akan saya sampaikan dalam forum rapat paripurna DPRD NTB. Saya tegaskan, persoalan pendidikan akan dibahas secara serius bersama komisi terkait agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Nadirah Al-Habsyi dalam keterangan yang diterima media ini, Jum’at (6/2/2026).

Baca Juga :  Politisi PBB Nadirah Al-Habsyi Tak Main-Main, Rumah Singgah Pasien dari Sumbawa Siap Diperjuangkan Sampai Jadi

Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) NTB itu menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan dosen menjadi perhatian utama yang harus dikawal secara berkelanjutan.

Sebagai satu-satunya legislator perempuan asal Pulau Sumbawa di DPRD NTB, Nadirah yang akrab disapa Bunda Nadirah menegaskan komitmen pribadinya dalam memajukan pendidikan daerah.

“Saya dipilih dan dipercaya oleh rakyat. Karena itu, saya berkomitmen penuh untuk terus mendorong dan memajukan kualitas pendidikan, yang saat ini masih membutuhkan perhatian besar,” tegasnya.

Sebagai informasi, selain di STKIP Yapis Dompu, Bunda Nadirah  melaksanakan kegiatan reses di sejumlah perguruan tinggi lainnya di Kabupaten Bima.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, Bupati Jarot Dorong Rumah Singgah ODGJ
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:30 WIB

UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Berita Terbaru