Tak Perlu Calo! PLUT KUMKM NTB Permudah UKM Dapat NIB, Modal, hingga Sertifikat Halal Gratis

Avatar

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendamping PLUT KUMKM NTB, Hj. Nini Suhaini, memberikan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses pembiayaan, dan fasilitasi Sertifikat Halal kepada pelaku UKM di PLUT KUMKM Provinsi NTB, Mataram, Senin (26/1/2026).

Pendamping PLUT KUMKM NTB, Hj. Nini Suhaini, memberikan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses pembiayaan, dan fasilitasi Sertifikat Halal kepada pelaku UKM di PLUT KUMKM Provinsi NTB, Mataram, Senin (26/1/2026).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat peran pendampingan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Pada Senin (26/1/2026), Pendamping PLUT KUMKM NTB, Hj. Nini Suhaini, memberikan layanan terpadu berupa pendampingan pembiayaan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta fasilitasi pengurusan Sertifikat Halal bagi para pelaku UKM yang datang ke PLUT KUMKM NTB.

Pendamping PLUT KUMKM NTB, Hj. Nini Suhaini, memberikan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses pembiayaan, dan fasilitasi Sertifikat Halal kepada pelaku UKM di PLUT KUMKM Provinsi NTB, Mataram, Senin (26/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Nini Suhaini menegaskan bahwa pengurusan NIB saat ini sangat mudah, cepat, dan tidak dipungut biaya. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), ponsel pintar, serta data usaha untuk memperoleh legalitas resmi.

“Sekarang mengurus NIB tidak ribet. Prosesnya cepat dan gratis. Dengan NIB, pelaku usaha sudah memiliki legalitas yang menjadi pintu masuk untuk mengakses pembiayaan dan berbagai program pengembangan usaha,” ujar Nini Suhaini.

Baca Juga :  Merah Putih Berkibar di Hungaria, Pembalap Muda Asal NTB Cetak Sejarah di Ajang Balap Dunia

Ia menambahkan, tertib administrasi usaha tidak hanya memudahkan akses permodalan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen. Legalitas usaha yang jelas menjadi fondasi penting bagi pelaku UKM dalam mengembangkan usahanya, termasuk dalam pengurusan sertifikat halal.

“Mari kita rapikan administrasi usaha kita hari ini, demi akses permodalan yang lebih luas dan kepercayaan konsumen yang semakin meningkat,” pungkasnya.

Pelayanan pendampingan dan fasilitasi PLUT KUMKM NTB terus diberikan secara berkelanjutan kepada pelaku UKM. Pada hari yang sama, sejumlah pelaku usaha juga mendapatkan layanan konsultasi terkait legalitas usaha, khususnya pendampingan pengurusan NIB dan Sertifikat Halal.

Hj. Nini Suhaini menegaskan bahwa kedua dokumen tersebut merupakan kebutuhan mendasar bagi keberlangsungan usaha. “Jika NIB adalah identitas usahanya, maka Sertifikat Halal adalah jaminan mutu produknya,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival SiTepat, Wagub NTB Gandeng Perempuan Menangkan Perang Dompet dan Dagang

Ia menjelaskan bahwa di Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, sertifikasi halal bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Sertifikat Halal memberikan nilai tambah bagi produk UKM, meningkatkan daya saing, serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi konsumen.

Selain itu, sertifikasi halal juga membuka peluang akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar global dan ekspor ke negara-negara Muslim di Timur Tengah dan kawasan lainnya.

PLUT KUMKM NTB berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UKM agar semakin tertib administrasi, berdaya saing, dan siap menembus pasar nasional hingga internasional melalui legalitas dan sertifikasi yang lengkap.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB