Bikin Kaget Warga, Tiga Sapi ‘Pagi-Pagi Nongkrong’ Terikat di Kebun Bukit Korea Lombok Barat

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Lombok Barat- Warga Desa Dopang, Kecamatan Gunungsari, dikejutkan dengan penemuan tiga ekor sapi yang terikat di sebuah kebun, Jumat (2/1/2026) pagi.

Temuan tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita di kawasan Jalan Bukit Korea, Dusun Dopang Selatan. Warga yang pertama kali menemukan sapi-sapi tersebut segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 08.00 Wita, personel Polsek Gunungsari langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Tim lapangan dipimpin Piket Pawas Kanit Samapta Aiptu Soyid Muharram, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Dopang, Unit Reskrim, serta piket fungsi. Ketiga ekor sapi diamankan guna memastikan kondisi dan kepemilikan ternak tersebut.

Baca Juga :  Misteri Kematian Brigadir Esco Lombok Barat: Keluarga Desak Mabes Polri Turun Tangan, Tuntut Pelaku Dihukum Mati

Berdasarkan hasil koordinasi dan verifikasi di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi pemilik sapi. Dua ekor sapi kemudian diambil oleh H. Saidin, warga Dusun Jeringo Lauk, Desa Jeringo, sementara satu ekor sapi lainnya diambil oleh Sahardi, warga Jeringo Limbingan. Proses penyerahan berlangsung tertib dan aman.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra mengapresiasi kepedulian warga yang cepat melapor kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  PMI Lobar: NTB Jadi Contoh Nasional Mitigasi Bencana Berbasis Warga

“Kami berterima kasih atas laporan cepat masyarakat. Langkah ini membantu pengamanan dan pengembalian ternak ke pemiliknya,” ungkap Iptu Adnyana.

Ia juga mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian ternak.

“Perhatikan lingkungan sekitar, awasi ternak secara berkala, dan gunakan pengamanan tambahan agar risiko kejahatan bisa ditekan,” katanya.

Polsek Gunungsari mengajak masyarakat untuk tetap aktif melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita
Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi
PSOI NTB Optimistis Bidik Emas di PON 2028, Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kekuatan Lawan
Atlet PSOI NTB Torehkan Prestasi di Kejurnas dan LSI Bali, Ini Daftar Nama dan Peraih Medali
Atlet PSOI NTB Bronson Meydi Borong Emas di Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia di Bali
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru