‘Gerakan Peduli Stunting’ Wagub NTB Bagi Bingkisan, Bagi Semangat, Bagi Optimisme

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri, hadir di Puskesmas Karang Pule, Kota Mataram bukan sekadar membagi bingkisan, Tetapi juga menyuntikkan Semangat dan Optimisme bagi para orang tua yang tengah berjuang menangani Balita Stunting. Melalui Gerakan Peduli Stunting, ia menegaskan bahwa Tidak ada Ruang untuk Putus Asa ketika Masa Depan Anak Dipertaruhkan.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengingatkan para orang tua untuk tidak menyerah dalam merawat dan menangani kondisi anak, khususnya balita stunting. Pemerintah, ujarnya, selalu hadir memberikan pendampingan sesuai kebutuhan. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting yang digelar BKOW Provinsi NTB dan GOW Kota Mataram di Puskesmas Karang Pule, Selasa (2/12).

Baca Juga :  Atasi Krisis Sampah NTB, Pemprov Perluas Landfill, WTE Dikebut, Anggaran Dibagi 40-40-20

“Itulah tujuan kami hadir: menyapa, melihat secara langsung, memberikan sentuhan, dan menguatkan ibu-ibu yang memiliki balita stunting. Tidak boleh ada rasa putus asa dalam membesarkan anak-anak kita. Pemerintah mendata satu per satu balita stunting untuk memperbaiki gizi mereka, menaikkan berat badan, dan memastikan anak-anak tumbuh cerdas serta memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Wagub yang juga Ketua BKOW Provinsi NTB.

Pada kesempatan tersebut, Wagub turut menyerahkan paket bingkisan untuk ibu, anak, dan lansia. Ia menegaskan bahwa bantuan itu merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah, organisasi perempuan, berbagai lembaga, hingga tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Menjelang musim penghujan, Wagub juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit.

“Kita memasuki musim hujan, dan pada periode ini biasanya berbagai penyakit penyerta mulai muncul. Semoga kita semua dijauhkan dari berbagai ujian dan diberi kesehatan untuk terus menyejahterakan masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat dapat bekerja, berkarya, dan membangun daerah,” pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri, Kadis DP3AP2KB Provinsi NTB Surya Bahari, serta Kadis Kesehatan Kota Mataram dr. Emirald Isfihan.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru