Retreat ala Militer, Gubernur Iqbal ‘Gembleng’ Eselon II agar Tak Ambruk Hadapi APBD 2026

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah tekanan berat Pembahasan APBD 2026, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah tak biasa yakni Menggembleng para Pejabat Eselon II dalam Retreat ala Militer di Markas Korem 162/Wira Bhakti. Selama Dua hari. Para pimpinan OPD Dipaksa keluar dari rutinitas penuh Rapat dan Stres untuk kembali menyatu, membangun soliditas, dan Menyiapkan Mental menghadapi Dinamika besar kebijakan Nasional.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, membuka kegiatan Retreat Pejabat Eselon II Pemprov NTB Tahun 2025 di Korem 162/Wira Bhakti, Jumat (28/11). Agenda dua hari ini dirancang untuk memperkuat soliditas, koordinasi, serta ketahanan mental jajaran birokrasi setelah melewati dinamika panjang pembahasan APBD 2026.

Baca Juga :  Buka IWFA 2025, Gubernur Iqbal Teriakkan Ambisi NTB: Makmur dan Mendunia Lewat Sport Tourism

Gubernur menegaskan bahwa retreat bukanlah bentuk militerisasi birokrasi, melainkan ruang jeda bagi para pejabat untuk memulihkan energi setelah proses anggaran yang menguras tenaga dan emosi.

“Teman-teman pasti mengalami stres selama berhari-hari dalam persiapan APBD ini. Maka kegiatan ini adalah take a break, keluar dari rutinitas sehari-hari. Dua hari ini khusus untuk latihan dan membangun kebersamaan,” ujarnya.

Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum mempererat ikatan emosional antarpimpinan perangkat Daerah, hal yang menurutnya menjadi titik paling krusial dalam memperbaiki kinerja organisasi.

“Barang paling mahal dan paling sulit itu adalah koordinasi. Dengan bekerja dan hidup bersama selama dua hari ke depan, saya berharap ini bisa merekatkan tali emosional dan menguatkan kerja tim,” ungkapnya.

Baca Juga :  Puluhan Sekolah DAK 2024 Terbengkalai, Gubernur NTB Miq Iqbal Akui Masalah dan Janji Urus hingga Tuntas

Gubernur juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental ASN dalam menghadapi perubahan kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak usah bermimpi melakukan perubahan tanpa cobaan dan gangguan. Maka kita harus tegar dan kuat menjalani perubahan ini,” tegasnya.

Ia berharap retreat ini melahirkan pejabat yang lebih solid, tangguh, dan siap menjadi motor penggerak perubahan di Pemerintah Provinsi NTB. Selama dua hari kegiatan, peserta mengikuti sesi penguatan kapasitas, diskusi, hingga aktivitas team building untuk memperkuat kekompakan.

 

Berita Terkait

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum
NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik
1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang
NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih
Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG
Menyoal Roh Pemberdayaan dalam ‘Satu Miliar Satu Desa’ di Kabupaten Lombok Barat
Bupati Jarot Kejar Megaproyek Unggas Rp1,7 Triliun, Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional
IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:54 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai di NTB, Sekda: Nanti Bukan Lagi Tanya Isi Bensin, Tapi Sudah Dicas Belum

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:06 WIB

NTB Bersiap Tinggalkan BBM? Sekda Abul Chair Ajak Warga Beralih ke Kendaraan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:33 WIB

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pamerkan Mobil Listrik di Kantor Gubernur, Sekda Abul Chair: Bukan Sekadar Tren Tapi Masa Depan Energi Bersih

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:55 WIB

Sumbawa dan Bima Disiapkan Jadi Sentra Unggas Nasional, Proyek Rp1,7 Triliun Siap Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Terlihat para orang tua mengikuti skrining ulang anak terindikasi stunting yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha bersama Kepala Dinas Kesehatan Hj. Erni Suryana saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Labuapi, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan stunting melalui pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Anak di 20 puskesmas se-Kabupaten Lombok Barat.

Pemerintahan

1.860 Anak Terindikasi Stunting di Lombok Barat Diskrining Ulang

Sabtu, 20 Jun 2026 - 20:33 WIB