Sampaikan Hasil Audiensi dengan MenPAN-RB, Aliansi Honorer 518: Ada Peluang PPPK Paruh Waktu Tambahan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Aliansi Honorer 518 Pemerintah Provinsi NTB membeberkan hasil audiensi mereka dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai langkah membuka peluang baru bagi honorer Non-data base yang selama ini belum terakomodir dalam skema PPPK Paruh Waktu.

Skema terbaru, PPPK Paruh Waktu Tambahan, dinilai menjadi jalan keluar bagi honorer yang belum mendapat kepastian status. Hal ini disampaikan Aliansi sebagai momentum penting untuk memastikan hak-hak mereka diperjuangkan secara nyata.

Koordinator Aliansi Honorer 518 Pemprov NTB, Irfan, menegaskan bahwa informasi ini bukan sekadar kabar baik, tapi peluang konkret yang dapat segera ditindaklanjuti pemerintah daerah.

Baca Juga :  Dapat Gelar Manggala Bhumi, Gubernur NTB Naik Level: Tantang Musuh Besar Bernama Kemiskinan Ekstrem

“Pemerintah daerah dapat mengusulkan kembali honorer non-data base yang tidak terakomodir sebelumnya melalui skema PPPK Paruh Waktu Tambahan, dengan melampirkan nama-nama yang dimohonkan beserta surat pernyataan kesanggupan penggajian dari daerah,” jelas Irfan.

Respons positif datang dari pihak BKD NTB. Kepala Bidang PPI BKD NTB, Rian Priandana, menyambut baik informasi tersebut dan menegaskan komitmen BKD untuk mendampingi perjuangan honorer 518, sepanjang seluruh proses mengikuti arahan kepala daerah.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub NTB Iqbal-Dinda Tunjukkan Aksi Nyata, Bayar Zakat untuk Kesejahteraan Umat

“Kami akan sampaikan peluang ini kepada Pak Gubernur, sekaligus menindaklanjuti koordinasi dengan MenPAN-RB,” ujar Rian.

BKD memastikan semua langkah akan berlangsung sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.

Kini, bola ada di tangan Pemerintah Daerah (Pemda). Ratusan honorer menanti tindak lanjut nyata sebagai bentuk keberpihakan terhadap pengabdi yang setia menjaga layanan publik di Provinsi NTB. Aksi Aliansi ini menjadi simbol keteguhan, kesabaran, dan harapan para honorer untuk diakui serta mendapat keadilan.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru