Kemendag dan Disdag NTB Satukan Langkah, Siapkan Strategi Dongkrak Ekspor NTB ke Pasar Dunia

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perdagangan RI melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menyusun strategi besar peningkatan Ekspor Daerah. Lewat Forum Strategi Pengembangan Ekspor Nasional yang digelar di Mataram, Kamis (13/11), kedua lembaga ini sepakat menyatukan langkah mendorong produk unggulan NTB menembus pasar Dunia.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan RI berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Forum Strategi Pengembangan Ekspor Nasional, Kamis (13/11) di Mataram.

Kegiatan ini menjadi ajang penting memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan strategi peningkatan daya saing produk ekspor Indonesia terutama dari NTB, yang dikenal kaya akan potensi di sektor pertanian, perikanan, hingga industri kreatif.

Baca Juga :  Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Punto Dewi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk mendorong peningkatan ekspor nonmigas yang berkelanjutan.

“Forum ini menjadi wadah untuk merumuskan kebijakan berbasis potensi daerah. NTB memiliki banyak produk unggulan yang bisa menembus pasar internasional jika dikembangkan dengan strategi yang tepat dan dukungan dari seluruh pihak,” ujar Fajarini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Jamaluddin, menyambut baik kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal menembus pasar global.

“Melalui sinergi dengan Ditjen PEN, kami berharap pelaku usaha di NTB dapat memperoleh pendampingan yang lebih intensif dalam hal promosi, sertifikasi, dan peningkatan kualitas produk ekspor,” tutur Jamaluddin.

Baca Juga :  Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Forum ini juga dihadiri oleh Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Putu Jayan Danu Putra, serta Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid, bersama para pelaku usaha ekspor, asosiasi industri, akademisi, dan perwakilan instansi pemerintah daerah.

Beragam isu strategis dibahas dalam forum ini, antara lain peningkatan nilai tambah produk ekspor daerah, pemanfaatan platform digital untuk promosi global, serta perluasan jejaring dengan buyer internasional.

Momentum ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi NTB dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penopang ekspor nasional, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru