Ratusan Polisi Kawal Aksi GARAP NTB: Kantor Gubernur Bergejolak, Massa Desak Soal Tambang dan Air Bersih

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ratusan personel Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh berbagai kelompok masyarakat yang menamakan diri Gerakan Rakyat Peduli (GARAP) NTB di Kantor Gubernur NTB, Selasa (28/10/2025).

Ratusan personel pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., dibantu sejumlah perwira sebagai pengawas dan pengendali pengamanan di lapangan.

Massa aksi datang dengan membawa berbagai atribut seperti spanduk, bendera, dan poster bertuliskan aspirasi rakyat. Mereka mendesak Gubernur NTB untuk segera menyikapi sejumlah persoalan penting di daerah, di antaranya masalah agraria, ketersediaan air bersih, dan tata kelola pertambangan.

Baca Juga :  645 Anggota Polisi Diterjunkan, Ini Tiga Lokasi Aksi Unjuk Rasa Hari ini di Kota Mataram

Untuk memastikan penyampaian pendapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, Polresta Mataram menurunkan ratusan personel dalam rangka memberikan layanan pengamanan dan perlindungan kepada peserta aksi serta masyarakat umum.

“Kami turun langsung melakukan pengawalan sekaligus pengamanan terhadap aksi unjuk rasa ini dengan harapan dapat berjalan aman dan lancar serta mengantisipasi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat,” ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko di sela-sela kegiatan.

Kapolresta menegaskan, pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari layanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kelancaran kegiatan publik yang digelar di ruang terbuka.

“Tujuannya tentu untuk memberi kelancaran baik terhadap kegiatan aksi unjuk rasa maupun kelancaran dari aktivitas masyarakat umum lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :  BI NTB dan Polres Kota Mataram Musnahkan 8.307 Lembar Uang Palsu

Sebelum diterjunkan, seluruh personel pengamanan telah mendapatkan arah tugas dan instruksi tegas agar melaksanakan tugas dengan profesional, ikhlas, dan humanis.

“Personel tidak diperkenankan membawa senjata api, harus bekerja dengan penuh rasa keikhlasan dan tanggung jawab, serta menghindari kesalahan sekecil apa pun karena dapat mempengaruhi kelancaran unjuk rasa,” jelas Kapolresta.

Selain itu, Kapolresta menekankan pentingnya koordinasi dengan perwakilan massa aksi untuk menjaga suasana tetap kondusif dan memastikan kegiatan berlangsung damai hingga selesai.

Situasi di lokasi aksi terpantau aman dan terkendali hingga akhir kegiatan.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru