Kemendagri Beri Catatan untuk Pemprov NTB: Anggaran Pengembangan ASN Belum Penuhi Ketentuan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan catatan tegas kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam hasil evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, serta Rancangan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Evaluasi tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 900.1.1.4/5504/Keuda tertanggal 22 Oktober 2025, yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Horas Panjaitan, M.Ec.Dev.

Dalam surat tersebut, Kemendagri menyoroti alokasi anggaran pendidikan dan pelatihan bagi ASN dalam rangka pengembangan kompetensi penyelenggara pemerintahan daerah pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM).

Disebutkan, anggaran untuk program tersebut semula sebesar Rp26,49 miliar, bertambah Rp6,33 miliar menjadi Rp32,83 miliar atau setara 0,51% dari total belanja daerah.

Baca Juga :  Datang Saja Susah, Ngaku ASN! Bupati Dompu Ledek Pegawai Pemalas di Hadapan Umum

Rinciannya sebagai berikut:

1. Belanja Pegawai pada BPSDM naik dari Rp14,49 miliar menjadi Rp14,54 miliar (0,22% dari total belanja daerah);

2. Belanja Pemeliharaan meningkat dari Rp806 juta menjadi Rp947 juta (0,01% dari total belanja daerah);

3. Sedangkan belanja untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan ASN di luar pegawai dan pemeliharaan naik dari Rp11,19 miliar menjadi Rp17,34 miliar atau 0,27% dari total belanja daerah.

Kegiatan tersebut meliputi:
a. Pengembangan Kompetensi Teknis dari Rp538 juta menjadi Rp2,23 miliar; dan
b. Sertifikasi, Kelembagaan, serta Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional dari Rp7,33 miliar menjadi Rp9,15 miliar.

Namun, dalam catatannya, Kemendagri menegaskan bahwa peningkatan tersebut belum memenuhi ketentuan minimal, yakni 0,34% dari total belanja daerah di luar Belanja Pegawai dan Pemeliharaan, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 15 Tahun 2024.

Baca Juga :  NasPol NTB Bongkar Dugaan Cacat Prosedur Proyek Kolam Retensi Kota Bima Rp69 Miliar, Kontrak Jalan di Tengah Sengketa Lahan

“Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat harus mengupayakan pemenuhan alokasi anggaran untuk pendidikan dan pelatihan bagi ASN dalam rangka pengembangan kompetensi penyelenggara pemerintahan daerah, paling sedikit 0,34 persen,” tulis Kemendagri dalam surat evaluasinya.

Kemendagri juga mengingatkan agar anggaran tersebut diarahkan hanya untuk program pengembangan dan uji kompetensi ASN, sesuai dengan butir 5.2.3.a Lampiran Permendagri 15/2024.

Catatan tersebut menjadi sinyal bagi Pemprov NTB agar melakukan penyesuaian alokasi APBD-P 2025 sesuai ketentuan, khususnya untuk mendukung peningkatan kapasitas ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pelaksana program pembangunan daerah.

 

Berita Terkait

Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Pemprov NTB Turun Tangan ke Pulau Bungin, 500 Nelayan Difasilitasi 2026, 5.000 pada 2027
Pulau Bungin Jadi Pilot Project NTB, Legalitas Usaha hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dibidik
Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah

Berita Terbaru