Museum Civilization Mandalika: Panggung Global Baru untuk Budaya Lombok-Sumbawa

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 05:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mandalika- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal bersama CEO Dorna Sport Carmelo Ezpeleta meresmikan Museum Civilization Mandalika yang terletak di kawasan Sirkuit Mandalika. Museum ini hadir sebagai simbol integrasi antara ajang balap internasional MotoGP dan kekayaan budaya lokal NTB, khususnya dari Pulau Lombok dan Sumbawa, Kamis (2/10/2025).

Gubernur Iqbal berharap museum ini menjadi etalase budaya yang memperkuat citra NTB sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

“Museum ini memberikan pengalaman berbeda bagi penonton MotoGP. Mereka tak hanya datang untuk balapan, tapi juga untuk mengenal lebih dalam tentang siapa kita dan warisan yang kita miliki,” ujar Iqbal.

Peresmian museum turut dihadiri istri Gubernur NTB, Sinta Agathia Iqbal, dan mendapat sambutan hangat dari pelaku pariwisata dan budaya. Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia menyebut museum ini sebagai inovasi baru dalam menyemarakkan gelaran MotoGP Mandalika 2025 sekaligus memperkenalkan warisan budaya NTB kepada wisatawan mancanegara.

“Museum ini menjadi ruang apresiasi seni, budaya, dan sejarah. Harapannya, bisa memperkenalkan peradaban NTB kepada para pengunjung MotoGP yang datang dari seluruh dunia,” kata Aulia.

Sebagai bagian dari perayaan pembukaan, pameran budaya digelar pada 1-5 Oktober 2025 pukul 09.00-17.00 WITA. Pameran yang diinisiasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB menampilkan tiga kategori utama:

1. Historical- Koleksi museum NTB dengan narasi sejarah dan peradaban Lombok-Sumbawa.

2. Seni Rupa- Karya pelukis lokal yang menampilkan identitas visual NTB.

3. Wastra- Kain tradisional seperti Tembe Nggoli dari Bima dan Kre Alang dari Sumbawa.

Wira Adiputra dari Dekranasda NTB menyebut pameran ini sebagai momen penting untuk menampilkan kekayaan budaya daerah kepada publik internasional.

Museum ini juga menampilkan miniatur tiga dimensi letusan Gunung Samalas, yang dampaknya tercatat secara global. Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, menjelaskan bahwa koleksi museum tidak hanya terbatas pada benda budaya sehari-hari, tetapi juga memuat peristiwa bersejarah yang berdampak dunia, seperti letusan Gunung Samalas dan Tambora.

“Letusan Samalas adalah peristiwa besar dalam sejarah peradaban manusia. Abu vulkaniknya menyebar hingga hampir menutupi separuh dunia,” ujar Nuralam.

Koleksi lain yang ditampilkan antara lain naskah kuno Babat Lombok, Arca Siwa Mahadewa yang ditemukan pasca letusan Samalas, hingga berbagai artefak dari Lombok dan Sumbawa yang mencerminkan keberagaman budaya NTB.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru